Bintan – Seorang pejuang lingkungan dari Tanjung Uban Selatan, Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri), sukses menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional.
Miswanto, yang menjabat sebagai Ketua Bank Sampah Induk (BSI) Pensosmas Bintan, dianugerahi penghargaan bergengsi Kalpataru Adya Tahun 2026. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia di Plenary Hall, Jakarta International Convention Centre (JICC), Jakarta Pusat, Kamis (11/6/2026).
“Alhamdulillah, pastinya sangat bangga menerima penghargaan ini. Yang jelas, apresiasi ini saya dedikasikan untuk semua pegiat dan pecinta lingkungan, khususnya di Kabupaten Bintan,” ujar Miswanto usai menerima penghargaan.
Miswanto sukses membawa pulang penghargaan tersebut untuk kategori Pembina Lingkungan. Dedikasinya dalam melestarikan ruang hidup memang tak perlu diragukan lagi. Melalui BSI Pensosmas, ia berhasil mengawinkan konsep pengelolaan lingkungan berbasis pendekatan religius lewat inovasi Bintan Ojek Sampah (BOS) dan program sedekah sampah.
Sistem kerjanya terbilang praktis. Sampah rumah tangga warga yang masih memiliki nilai ekonomis dan dapat didaur ulang akan dijemput langsung ke rumah. Warga cukup mengirimkan pesan singkat melalui aplikasi WhatsApp.
Berkat konsistensinya, Miswanto bersama tim kini telah merangkul hampir 800 nasabah aktif. Tak tanggung-tanggung, sayap binaannya kini sudah meluas hingga ke 21 bank sampah yang tersebar di wilayah Batam, Pekanbaru, hingga Padang.
Siapa sangka, inovasi yang mulanya bergerak dalam skala kecil di Kelurahan Tanjung Uban Selatan ini, kini bertransformasi menjadi percontohan nasional dan mendapat pengakuan tertinggi dari Pemerintah Pusat.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bintan, Niken Wulandari, yang turut mendampingi dalam acara tersebut, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang mendalam atas diraihnya Kalpataru Adya ini. Menurutnya, penghargaan ini menjadi suntikan energi baru untuk memperkuat gerakan pelestarian lingkungan di Bumi Segantang Lada.
“Mewakili Pemerintah Daerah, kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Miswanto. Beliau adalah pejuang lingkungan yang sepak terjangnya memang sangat luar biasa,” tutur Niken.
Niken berharap, prestasi ini dapat memicu kesadaran yang lebih luas di tengah masyarakat. “Ke depannya, semoga kepedulian masyarakat bisa semakin meningkat dan makin banyak yang andil untuk sama-sama mengambil peran dalam menjaga serta melestarikan lingkungan,” pungkasnya. (Red)




