Sering Lalai, Puluhan Kecelakaan di Bintan Tewaskan 10 Pengendara hingga Juni 2026

Bintan, Kepri, Peristiwa57 Dilihat

Bintan – Kasus kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di wilayah hukum Polres Bintan menunjukkan tren kenaikan yang cukup signifikan. Sejak Januari hingga pertengahan Juni 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bintan mengonfirmasi telah terjadi puluhan insiden di jalan raya yang merenggut korban jiwa.

Berdasarkan data resmi kepolisian semester I per Rabu (17/6/2026), tercatat ada 89 kejadian laka lantas di Kabupaten Bintan. Dari puluhan kasus tersebut, 10 orang dinyatakan meninggal dunia, 78 pengendara mengalami luka berat, dan 87 lainnya luka ringan. Total kerugian material akibat rentetan kecelakaan ini ditaksir mencapai Rp313,5 juta.

Baca Juga :  Ukir Sejarah, Misni Resmi Dilantik Gubernur Ansar Sebagai Sekda Perempuan Pertama di Kepulauan Riau

Angka ini mengalami lonjakan dibanding periode yang sama pada tahun 2025 lalu, yang mana kala itu tercatat 70 kasus dengan 4 korban meninggal dunia, 65 luka berat, 48 luka ringan, serta kerugian materil sebesar Rp150 juta.

Kelalaian Pengendara Jadi Faktor Utama

Kasat Lantas Polres Bintan, Iptu Yelvis Oktaviano, mengungkapkan bahwa mayoritas insiden berdarah di jalan raya ini dipicu oleh faktor kelalaian dari para pengendara itu sendiri (human error).

“Rata-rata kelalaian pengendara seperti mengantuk hingga kurang konsentrasi dalam berkendara. Kalau mengantuk atau kondisi tubuh sedang kurang fit, jangan dipaksakan untuk tetap berkendara,” tegas Iptu Yelvis, Rabu (17/6/2026).

Baca Juga :  Kangen Masakan Kampung? Cicipi Kari Melayu dan Sate Kerang di Paket 'SAMARA' TCC Tanjungpinang

Soroti Kerawanan di Jalur Lama Pasca-Pengalihan Arus

Selain faktor kelalaian individu, kondisi infrastruktur dan adaptasi rute baru juga ikut andil. Pasca-dialihkannya arus lalu lintas dari Jalan Lintas Barat ke jalur lama Tanjungpinang–Tanjunguban, polisi mencatat telah terjadi tiga kasus laka lantas fatal yang menelan tiga korban jiwa.

“Dua kejadian laka lantas berada di area Sri Bintan, dan satu kejadian di wilayah Bintan Buyu,” bebernya merincikan lokasi kejadian di jalur pengalihan.

Mengingat saat ini sudah mulai memasuki masa musim libur sekolah, Satlantas Polres Bintan mengeluarkan imbauan tegas agar masyarakat ekstra waspada, terutama saat melintasi jalur lama yang memiliki karakteristik medan cenderung lebih sempit.

Baca Juga :  Kickoff SERAMBI 2026 di Batam, Sinergi BI dan Pemprov Kepri Jamin Ketersediaan Rupiah Jelang Ramadan

“Kami minta pengendara untuk selalu mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman antar-kendaraan, dan sangat tidak disarankan memaksakan diri untuk menyalip di jalur yang sempit,” pungkas Iptu Yelvis. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *