Magelang – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kompleks Gudang Bulog Danurejo di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (18/4/2026). Langkah spontan ini diambil tepat setelah Presiden memberikan pengarahan pada Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Ketua DPRD seluruh Indonesia.
Dikutip dari laman Kementerian Sekretariat Negara RI, Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan secara langsung ketersediaan cadangan pangan nasional dan kelancaran distribusinya guna menjaga stabilitas harga di pasar.
Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya, menjelaskan bahwa keinginan untuk melakukan sidak tersebut muncul secara tiba-tiba dari Presiden saat dalam perjalanan kembali dari acara pimpinan DPRD.
“Bapak Presiden mendadak menanyakan ingin melihat gudang Bulog di Magelang atau Yogyakarta. Beliau ingin memastikan secara langsung bahwa cadangan pangan kita, khususnya beras, berada dalam kondisi aman dan siap didistribusikan,” ujar Teddy dalam keterangannya.
Stok Kapasitas 7.000 Ton Terisi Penuh
Dalam peninjauan tersebut, Presiden mendapati Kompleks Gudang Bulog Danurejo yang terdiri dari dua unit bangunan dengan total kapasitas 7.000 ton dalam kondisi terisi penuh. Hal ini menunjukkan kesiapan stok yang sangat baik untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat di wilayah Kota dan Kabupaten Magelang.
Selain memantau jumlah stok, Presiden Prabowo juga memberikan catatan khusus mengenai kualitas pangan yang akan diterima masyarakat.
“Bapak Presiden menekankan bahwa selain ketersediaan, kualitas beras harus terus dijaga. Distribusinya pun harus tepat waktu dan tepat sasaran agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” tambah Seskab Teddy.
Sidak ini menjadi sinyal kuat komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Presiden ingin memastikan bahwa negara selalu hadir dan sigap dalam memenuhi kebutuhan dasar seluruh lapisan masyarakat Indonesia. (Red)
Sumber : https://www.setneg.go.id/






