Dukung Program MBG Presiden Prabowo. Amsakar Raih Penghargaan, Anggaran Pendidikan Batam Tembus Rp1,1 Triliun!

Batam, Kepri, Peristiwa521 Dilihat

Batam  – Komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Batam dalam memajukan sektor pendidikan kembali mendapat pengakuan di tingkat regional. Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, secara resmi menerima penghargaan kategori “Dukungan Pemerintah Daerah pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG)” dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Kepulauan Riau, Sabtu (14/2/2026).

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala BPMP Kepri, Warsita, dalam malam apresiasi pendidikan yang digelar di Planet Holiday Hotel, Batuampar. Penghargaan ini menjadi bukti nyata keseriusan Pemko Batam dalam mengawal program strategis nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga :  Disorot Soal Obat RS, Ansar Tegas: Bukan Kekurangan, Tapi Manajemen Harus Dibongkar!

Dalam orasinya, Amsakar Achmad menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia (SDM) adalah harga mati bagi masa depan daerah. Menurutnya, pendidikan merupakan instrumen paling ampuh untuk mendorong mobilitas sosial masyarakat.

“Pendidikan adalah jalan paling efektif untuk mengubah kehidupan. Dari yang tidak mampu menjadi mampu, dan dari yang tidak diperhitungkan menjadi diperhitungkan. Mustahil kita bicara daya saing jika kualitas manusia tidak dipersiapkan sejak dini,” tegas Amsakar.

Sebagai wujud nyata, Pemko Batam mengalokasikan anggaran fantastis sebesar Rp1,1 triliun untuk sektor pendidikan pada periode 2025–2026. Anggaran ini disalurkan melalui berbagai program pro-rakyat, mulai dari pembagian 105.670 stel seragam gratis untuk siswa SD dan SMP, hingga beasiswa bagi 2.025 mahasiswa, termasuk kuota khusus bagi anak-anak di wilayah hinterland.

Baca Juga :  Mahasiswi UMRAH Borong 5 Penghargaan Internasional di Global Youth Innovation Summit 2026

Terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG), Amsakar menyebutnya sebagai investasi jangka panjang bagi ketahanan bangsa. Di Batam, pelaksanaan program ini dirancang agar memberikan efek domino bagi ekonomi lokal melalui pemberdayaan petani dan dapur mandiri.

Efektivitas kebijakan ini tercermin dari angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Batam yang menyentuh angka 83,8. Angka ini merupakan yang tertinggi di Kepulauan Riau sekaligus memposisikan Batam di jajaran terbaik di wilayah Sumatera.

“Jika IPM meningkat dan kemiskinan menurun, itu tandanya tata kelola pemerintahan berada di jalur yang benar. Saya mengajak seluruh elemen pendidikan untuk terus melakukan evaluasi dan langkah taktis yang nyata,” pungkasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *