Bintan – Pemandangan berbeda terlihat di halaman Mapolsek Bintan Timur sejak Jumat (03/07/2026) siang. Area tersebut mendadak dipenuhi oleh deretan papan dan karangan bunga yang datang tanpa henti. Namun bukan karena ada aksi protes, fenomena ini justru merupakan gelombang apresiasi luar biasa dari masyarakat untuk jajaran Polres Bintan.
Kiriman karangan dan papan bunga yang berasal dari pelaku usaha, organisasi, tokoh agama, hingga tokoh masyarakat Tionghoa ini merupakan bentuk penghargaan atas keberhasilan polisi dalam mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat) yang sempat meresahkan Kabupaten Bintan.
Keberhasilan jajaran kepolisian mengungkap kasus tersebut secara cepat, profesional, dan tuntas dinilai telah mengembalikan rasa aman di tengah masyarakat.
“Langkah tegas Polsek Bintan Timur adalah bukti nyata hadirnya Polri dalam memberikan perlindungan dan mengayomi masyarakat,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.
Pengurus Vihara Bhakti Sasana,Kijang, Bintan Timur, Ahau, mengatakan bahwa warga Tionghoa kini merasa lega dan nyaman untuk kembali beribadah setelah polisi berhasil mengungkap kasus pencurian hiolo (tempat hio/dupa) tersebut. Menurutnya, kasus ini menjadi peristiwa pencurian alat ibadah pertama yang pernah terjadi di Bintan.
“Kami warga Tionghoa kini merasa lega dan nyaman untuk kembali beribadah setelah polisi berhasil mengungkap kasus pencurian hiolo tersebut. Kasus ini sendiri menjadi peristiwa pencurian alat ibadah pertama yang terjadi di Bintan,” kata Ahau.
Menanggapi fenomena ini, Kapolsek Bintan Timur menyatakan bahwa banjirnya dukungan dari masyarakat merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah yang besar bagi institusinya. Menurutnya, keberhasilan pengungkapan kasus ini tidak lepas dari kerja keras personel di lapangan serta sinergi dan informasi yang diberikan oleh warga.
“Apresiasi ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus bekerja secara profesional, responsif, dan berintegritas. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan dan dukungan yang telah diberikan,” ungkap Kapolsek Bintan Timur AKP Aang Setiawan kepada wartawan.
Menariknya, arus dukungan dan apresiasi ini terus mengalir deras sejak sebelum peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 hingga hari ini.
Terpisah, Kapolres Bintan AKBP Argya Satrya Bhawana mengatakan terimakasih atas dukungan dan kerjasama masyarakat Bintan yang telah membantu pihak kepolisian dalam mengungkap berbagai kasus diwilayah hukumnya.
“Apresiasi dan terimakasih kepada masyarakat Bintan, termasuk pengungkapan pencurian hiolo dan pengungkapan kasus di tiga TKP (Bintan Timur, Bintan Utara dan Gunung Kijang) dalam waktu dekat ini,” ujarnya usai peringatan HUT Bhayangkara ke-80, Rabu (01/07) kemarin.
Fenomena unik ini menjadi cerminan nyata dari semakin kuatnya sinergi antara Polri dan masyarakat Bintan dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif, humanis, dan berkeadilan. (Tim)







