Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, Forum Anak Bintan Gelar Kampanye ‘Payung Teduh’

Bintan, Kepri, Peristiwa161 Dilihat

Bintan – Upaya menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi perempuan serta anak terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Bintan. Salah satunya melalui Kampanye Perlindungan Perempuan dan Anak Tahun 2026 yang digelar Forum Anak Kabupaten Bintan bersama Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) DP3KB Kabupaten Bintan, Sabtu (8/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di kawasan Taman Relief Antam Kijang tersebut mengusung tema “Payung Teduh Masa Depan: Lindungi Perempuan dan Anak dari Segala Bentuk Kekerasan.”

banner 728x90

Kampanye ini menjadi wadah untuk mengajak masyarakat memahami bahwa upaya mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak membutuhkan kepedulian serta keberanian dari seluruh lapisan masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Deklarasi Penghapusan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Kabupaten Bintan. Deklarasi dilakukan bersama oleh perwakilan instansi dan berbagai elemen masyarakat sebagai bentuk komitmen memperkuat upaya pencegahan sekaligus penghapusan kekerasan.

Baca Juga :  Peresmian 510 Dapur SPPG dan 18 Gudang Pangan, Polres Bintan Ambil Peran Strategis

Semangat kampanye kemudian dilanjutkan melalui aksi long march. Peserta bergerak dari Taman Relief Antam Kijang menuju Pasar Berdikari Kijang sembari menyampaikan pesan edukasi mengenai pentingnya perlindungan perempuan dan anak.

Sepanjang perjalanan, peserta juga membagikan sejumlah leaflet kepada masyarakat. Materi tersebut berisi edukasi mengenai langkah-langkah pencegahan kekerasan serta informasi mengenai saluran pengaduan yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

Kepala DP3KB Kabupaten Bintan, Aryati, mengatakan istilah “Payung Teduh” menggambarkan semangat bersama untuk memberikan perlindungan kepada perempuan dan anak.

“Perlindungan terhadap perempuan dan anak adalah tanggung jawab bersama. Kita ingin memastikan mereka mendapatkan naungan yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan agar masa depan Kabupaten Bintan semakin cemerlang,” ujar Aryati.

Baca Juga :  Dermaga Apung Modern Jagoh Diresmikan! Gubernur Ansar: Konektivitas Laut Adalah Urat Nadi Kepri

Kampanye tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Kepolisian, Kecamatan Bintan Timur, Kelurahan Kijang Kota, PATBM, PUSPAGA Bahtera Bintan, PMI Kabupaten Bintan hingga Forum Anak Bintan.

Keterlibatan lintas sektor tersebut menunjukkan bahwa persoalan kekerasan terhadap perempuan dan anak membutuhkan penanganan secara bersama.

Pemerintah, aparat, lembaga masyarakat, keluarga, hingga lingkungan sekitar memiliki peran penting dalam menciptakan ruang yang aman bagi perempuan dan anak.

Melalui kampanye tersebut, masyarakat juga diajak untuk tidak diam ketika mengetahui adanya tindak kekerasan. Keberanian untuk melapor dan kepedulian terhadap kondisi di lingkungan sekitar menjadi bagian penting dalam membangun sistem perlindungan yang lebih kuat.

Baca Juga :  Kisah Haru Polsek Bintan Utara Sambangi Pemuda Penderita Kanker Tulang di Desa Berakit, Beri Semangat dan Santunan

Semangat “Payung Teduh” diharapkan tidak berhenti pada kegiatan kampanye, tetapi berkembang menjadi gerakan bersama di tengah masyarakat.

Dengan kepedulian dan kolaborasi yang terus diperkuat, Kabupaten Bintan diharapkan semakin mampu menghadirkan ruang tumbuh yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan bagi perempuan dan anak.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *