Batam – Dataran Engku Putri, Batam, berubah menjadi lautan manusia pada Jumat (10/4/2026) malam. Ribuan warga tumpah ruah menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) XXXIV tingkat Kota Batam yang berlangsung semarak dan sarat nilai budaya Melayu-Religius.
Kemeriahan diawali dengan defile kafilah dari seluruh kecamatan se-Kota Batam yang tampil kompak mengenakan busana khas daerah. Kemasan acara yang tertata rapi serta atmosfer yang megah membuat pembukaan tahun ini dinilai lebih besar dibandingkan penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, dalam sambutannya mengaku terharu dan bangga melihat tingginya partisipasi masyarakat. Ia menilai, semangat yang ditunjukkan para kafilah dan warga menjadi sinyal positif bagi keberkahan Kota Batam.
“Saya bersama Wakil Wali Kota mengapresiasi panitia, LPTQ, serta para kafilah. MTQH tahun ini terasa berbeda, ada semangat, motivasi, dan kebahagiaan. Mudah-mudahan ini menjadi tanda keberkahan bagi daerah yang kita cintai,” ujar Amsakar.
Menurut Amsakar, membludaknya masyarakat yang hadir membuktikan bahwa visi Batam sebagai Bandar Madani bukan sekadar wacana di atas kertas, melainkan telah mendarah daging dalam kehidupan sehari-hari warga Batam.
“Ini menandakan bahwa visi menjadikan Batam sebagai bandar madani telah tumbuh di tengah masyarakat,” lanjutnya.
Meski berlangsung meriah, Wali Kota mengingatkan agar kegiatan ini tidak berhenti pada seremoni tahunan belaka. Ia menegaskan pentingnya menginternalisasi dan membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam perilaku sosial sehari-hari. Hal ini terbukti dengan capaian Batam yang meraih indeks harmoni sosial dan kerukunan umat beragama yang tinggi secara nasional.
Pembukaan MTQH XXXIV resmi ditandai dengan penabuhan kompang secara bersama-sama. Melalui ajang ini, Pemerintah Kota Batam berharap dapat melahirkan generasi Qurani yang berprestasi sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga di tengah kemajuan kota. (Red)






