Pahami 39 Variabel Penentu Kelayakan Bansos!

Bintan, Kepri163 Dilihat

Bintan – Tidak sembarang orang bisa terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Petugas Dinsos Bintan menggunakan instrumen ketat berupa 39 variabel kriteria kemiskinan saat melakukan verifikasi di lapangan. Variabel ini mencakup kondisi aset, struktur bangunan rumah, hingga pemenuhan kebutuhan dasar sehari-hari.

“Masyarakat harus jujur saat mengisi data mandiri maupun saat disurvei petugas. Karena 39 variabel ini yang akan menentukan di desil mana posisi ekonomi keluarga tersebut berada,” tegasnya saat ditemui di kantornya di Bintan Buyu, Senin (23/02).

Daftar 39 variabel penentu tersebut, lanjut Zulfia, bisa dicek saat mengisi data di aplikasi Cek Bansos dari Kemensos RI yang diunduh melalui playstore.

Baca Juga :  Sinergi Tanpa Batas, Lanal Bintan Pererat Silaturahmi Bersama Anggota dan Awak Media Pasca Lebaran 1447 H

Daftar 39 Variabel Kriteria Kelayakan Bansos (Kemensos RI): 

Berikut adalah poin-poin utama yang biasanya diperiksa dalam instrumen verifikasi (form 39 variabel):

I. Kondisi Bangunan Tempat Tinggal

  1. Status kepemilikan bangunan (milik sendiri/sewa/numpang).
  2. Jenis lantai terluas (tanah/bambu/kayu/keramik/semen).
  3. Jenis dinding terluas (tembok/kayu/bambu/kawat).
  4. Jenis atap terluas (genteng/seng/sirap/rumbia).
  5. Kualitas dinding (bagus/jelek/sangat jelek).
  6. Kualitas atap (bagus/jelek/sangat jelek).
  7. Sumber air minum.
  8. Cara memperoleh air minum.
  9. Sumber penerangan utama (PLN/Non-PLN).
  10. Daya listrik yang terpasang (watt).
  11. Bahan bakar utama untuk memasak.
  12. Fasilitas tempat buang air besar (WC).
  13. Jenis kloset.
  14. Tempat pembuangan akhir tinja.
Baca Juga :  Bukan Sekadar Kunjungan! Bupati Natuna Cek Langsung Dapur Gizi dan Salurkan Insentif Guru Ngaji di Tanjung Kumbik

II. Kepemilikan Aset & Barang Berharga

  1. Kepemilikan tabung gas (3kg/12kg/lainnya).
  2. Kepemilikan lemari es/kulkas.
  3. Kepemilikan AC.
  4. Kepemilikan pemanas air (water heater).
  5. Kepemilikan telepon rumah/fixed line.
  6. Kepemilikan televisi.
  7. Kepemilikan emas/perhiasan.
  8. Kepemilikan komputer/laptop.
  9. Kepemilikan sepeda motor.
  10. Kepemilikan mobil.
  11. Kepemilikan perahu/motor tempel (khusus warga pesisir).
  12. Kepemilikan lahan/tanah lain.
  13. Kepemilikan ternak (sapi/kerbau/kambing).

III. Kondisi Sosial Ekonomi Anggota Keluarga

  1. Status hubungan dalam keluarga.
  2. Jenis kelamin kepala keluarga.
  3. Jenjang pendidikan tertinggi anggota keluarga.
  4. Status pekerjaan.
  5. Lapangan usaha utama.
  6. Kepemilikan jaminan kesehatan (BPJS Mandiri/PBI).
  7. Jumlah tanggungan dalam satu rumah.
  8. Keberadaan anggota keluarga lansia (di atas 60 tahun).
  9. Keberadaan anggota keluarga disabilitas.
  10. Keberadaan ibu hamil/menyusui.
  11. Kekerapan membeli daging/ayam/susu dalam seminggu.
  12. Kekerapan makan dalam sehari.
Baca Juga :  Batam Keren! Amsakar-Li Claudia Bawa Batam Peringkat 1 di Kepri & 13 Besar Nasional Pencegahan Korupsi

 

Sumber Data 39 variabel penentu :

  • Kuesioner Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) – Badan Pusat Statistik (BPS) RI. 

  • Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial (SIKS-NG) Kementerian Sosial RI.

  • Informasi selengkapnya mengenai indikator kemiskinan dapat diakses melalui portal resmi bps.go.id dan cekbansos.kemensos.go.id.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *