Tonggak Sejarah Baru: UMRAH Resmikan Kapal Riset Elang Laut 1, Laboratorium Terapung Pertama untuk Perkuat Riset Maritim

Tanjungpinang — Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) menorehkan sejarah baru dalam dunia pendidikan tinggi kemaritiman di Indonesia. UMRAH secara resmi meluncurkan Kapal Riset Elang Laut 1, sebuah infrastruktur strategis yang dirancang sebagai laboratorium terapung untuk mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi, Pada Rabu (25/2/2026).

Momentum bersejarah bertajuk “Arung Perdana Elang Laut 1” ini dipimpin langsung oleh Rektor UMRAH, Prof. Dr. Agung Dhamar Syakti, S.Pi, DEA. Uniknya, Prof. Agung secara simbolis menakhodai sendiri kapal tersebut dari Galangan Kapal Sungai Carang, Senggarang, menuju perairan Selat Satu Gurindam di kawasan Kampus UMRAH Dompak.

Setibanya di dermaga Dompak, prosesi pemotongan pita dan pemecahan kendi dilakukan di anjungan kapal sebagai simbol resmi beroperasinya Elang Laut 1. Tradisi ini membawa harapan agar kapal tersebut senantiasa selamat dalam pelayaran serta memberikan kebermanfaatan ilmu bagi masyarakat pesisir.

Baca Juga :  Gandeng UNDIP, Rektor UMRAH Targetkan Kembalikan Kejayaan Indonesia di Selat Malaka dan Laut Natuna Utara

Laboratorium Terapung untuk Negeri Bahari

Dalam sambutannya di Gedung Satu Gurindam-Ismeth Abdullah, Rektor Prof. Agung Dhamar Syakti menegaskan bahwa Elang Laut 1 bukan sekadar sarana transportasi laut, melainkan simbol komitmen UMRAH dalam membangun peradaban maritim berbasis sains.

“Hari ini kita tidak sekadar melepas kapal ke laut, tetapi melepas harapan dan tanggung jawab ilmiah. Elang Laut 1 adalah laboratorium terapung yang akan memperkuat riset kelautan, memperkaya pengalaman belajar mahasiswa, serta menghadirkan solusi nyata bagi persoalan pesisir,” ujar Prof. Agung.

Baca Juga :  Kasus Penganiayaan Bripda Natanael, Empat Personel Polda Kepri Dijatuhi Sanksi PTDH dan Tersangka Pidana

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pengoperasian kapal ini sejalan dengan arah kebijakan strategis UMRAH untuk menjadi rujukan internasional dalam pengembangan ilmu kelautan dan perikanan, sekaligus mendukung implementasi ekonomi biru (blue economy) yang berkelanjutan.

Apresiasi dari Tokoh dan Guru Besar

Kehadiran Elang Laut 1 mendapat apresiasi tinggi dari jajaran Dewan Pertimbangan UMRAH, Dato’ H. Huzrin Hood, serta para Guru Besar seperti Prof. H. Abdul Malik, Prof. Lily Viruly, dan Prof. Inda Putra Almanan. Mereka menilai UMRAH di bawah kepemimpinan Prof. Agung mengalami transformasi signifikan, tidak hanya dalam pembangunan fisik gedung, tetapi juga infrastruktur ilmiah yang visioner.

Baca Juga :  UMRAH dan Polda Kepri Inisiasi Pusat Studi Kepolisian Maritim, Perkuat Keamanan Wilayah Perbatasan

Acara ditutup dengan doa syukur yang dipimpin oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama, Dr. H. Suryadi. Seluruh civitas akademika berharap Elang Laut 1 menjadi simpul kolaborasi yang menghubungkan peneliti UMRAH dengan mitra nasional maupun internasional.

Dengan berlayarnya Elang Laut 1, UMRAH semakin mengukuhkan identitasnya sebagai kampus maritim yang progresif, membawa ilmu dan masa depan maritim Indonesia ke level yang lebih tinggi. (Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *