Pasca Lebaran, Satgas Pangan Bintan Pastikan Stok Aman dan Harga Sembako Mulai Melandai

Bintan, Kepri, Peristiwa324 Dilihat

Bintan – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kabupaten Bintan bersama Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan (DKP2KH)  Provinsi Kepri dan Badan Pangan Nasional (Bapanas) melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Barek Motor Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Rabu (1/4/2026).

Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok dan stabilitas harga bahan pokok bagi masyarakat pasca perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Selain pasar tradisional, tim gabungan juga menyisir sejumlah toko retail modern yang ada di wilayah Kijang.

banner 728x90

Kepala Dinas KP2KH Provinsi Kepri, Rika Azmi, mengungkapkan bahwa secara umum harga kebutuhan pokok di pasaran sudah mulai terkontrol dan menunjukkan tren penurunan. Selain itu, pasokan dari komoditas lokal terpantau melimpah.

Baca Juga :  Bawa Replika Khalid bin Walid hingga Durian, Kafilah Bintan Pukau Pawai Ta'aruf MTQ XII Kepri

“Harga bahan pokok cenderung turun pasca lebaran, stok lokal juga cukup banyak. Saat ini yang masih bertahan hanya harga daging sapi segar, yakni di kisaran Rp135 ribu per kilogram,” ujar Rika Azmi di sela-sela peninjauan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah harga komoditas terpantau sesuai dengan Ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET).

Berikut rincian harga bahan pokok di Pasar Barek Motor Kijang per 1 April 2026: Telur ayam: Rp30.000 per papan/ikat, daging ayam potong: Rp39.000 – Rp40.000 per kilogram, beras subsidi SPHP: Rp13.000 per kilogram, minyak goreng (Minyakita): Rp15.000 per liter. daging sapi segar: Rp135.000 per kilogram.

Baca Juga :  Lantai Dua Alfamart Tanjung Uban Terbakar, Polisi Duga Dipicu Korsleting Stop Kontak

Sementara itu, Ketua Satgas Saber Pelanggaran Pangan melalui Kanit Tipidter Satreskrim Polres Bintan, IPDA Daeng Salamun, menegaskan bahwa selama masa Lebaran hingga saat ini, pihaknya tidak menemukan adanya praktik penimbunan bahan pokok oleh oknum pedagang maupun distributor.

“Selama Lebaran kemarin, kami tidak menemukan adanya indikasi penimbunan. Namun, tim Satgas Pangan akan terus melakukan pemantauan rutin di lapangan guna mencegah terjadinya gangguan distribusi dan spekulasi harga,” tegas Ipda Daeng Salamun.

Pemerintah menjamin stok bahan pokok di Kabupaten Bintan masih mencukupi untuk kebutuhan konsumsi masyarakat hingga beberapa bulan ke depan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *