Jadi Khatib Salat Iduladha di Batam, Gubernur Ansar Ingatkan Pesan Kurban dan Kesetaraan

Batam, Kepri, Parlemen82 Dilihat

Batam – Gubernur Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad, mengajak seluruh lapisan masyarakat Kepri, khususnya umat Muslim, untuk memetik hikmah mendalam dan meneladani keikhlasan dari keluarga Nabi Ibrahim Alaihissalam.

Pesan menyentuh tersebut disampaikan Gubernur Ansar saat bertindak sebagai khatib dalam pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah tingkat Provinsi Kepulauan Riau. Salat Id dipusatkan di Lapangan Masjid Al Fudhola, Bengkong Permai, Kota Batam, Rabu (27/5/2026) pagi.

“Ibadah kurban bukan sekadar prosesi penyembelihan hewan, melainkan sebuah simbol keikhlasan dan ketaatan mutlak kepada Allah SWT. Karena itu, sudah sepatutnya kita meneladani keteguhan nilai dari keluarga Nabi Ibrahim AS,” tegas Ansar dalam khutbahnya.

Menurut Ansar, keteladanan agung Nabi Ibrahim AS tidak lepas dari sokongan kesabaran Siti Hajar serta kepatuhan mutlak sang anak, Nabi Ismail AS. Ketiganya menunjukkan potret kepasrahan luar biasa terhadap perintah Sang Pencipta.

Baca Juga :  Misni Ukir Sejarah: Jadi Perempuan Pertama yang Menjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau

“Momentum ini harus kita jadikan pelecut untuk menjadi hamba terbaik yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan agama, bangsa, negara, termasuk Kepulauan Riau yang kita cintai bersama,” tambahnya.

Dua Dimensi Iduladha: Vertikal dan Horizontal

Mengangkat tema “Ikhlas Berkurban Menuju Ketakwaan”, Gubernur Ansar mengingatkan jemaah untuk senantiasa bersyukur atas kesempatan merayakan Hari Raya Kurban tahun ini. Ia juga menyinggung pelaksanaan ibadah haji yang sedang berlangsung di Tanah Suci, di mana jutaan umat manusia berkumpul tanpa melihat sekat status sosial.

Baca Juga :  Emak-emak Tanjung Uban Rela "Kongsi" Demi Telur Murah di Operasi Pasar Satgas Pangan Bintan

“Iduladha harus menjadi momentum perenungan untuk mengikis sifat-sifat duniawi, membuang rasa sombong terhadap pangkat dan jabatan. Kita harus kembali menyadari bahwa kita hanyalah hamba Allah yang pada akhirnya akan kembali kepada-Nya,” ungkap Ansar secara visioner.

Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa esensi Iduladha merangkum dua dimensi penting sekaligus, yakni hubungan vertikal kepada Allah SWT (hablumminallah) dan manifestasi hubungan horizontal antarsesama manusia (hablumminannas) melalui pembagian daging kurban.

Silaturahmi dan Penyerahan Kurban Presiden Prabowo

Pelaksanaan Salat Iduladha ini turut dihadiri oleh Ketua TP-PKK Provinsi Kepri Hj. Dewi Kumalasari Ansar, jajaran kepala OPD di lingkungan Pemprov Kepri, perwakilan Pemerintah Kota Batam, pengurus Masjid Al Fudhola, serta ribuan warga Bengkong Permai.

Baca Juga :  Buka Bupati Cup III 2026, Roby Kurniawan Targetkan Kebangkitan Atlet Voli dan Ekonomi Lokal

Usai menunaikan salat dan bersalaman dengan warga, Gubernur Ansar bersama rombongan menghadiri undangan silaturahmi sekaligus sarapan bersama keluarga Almarhum H. Hairul Saleh, tokoh pendiri Yayasan Nurul Jadid yang membawahi SMP dan SMK Nurul Jadid Kota Batam.

Menutup rangkaian agenda di Bengkong, Gubernur Ansar menyaksikan langsung prosesi penyembelihan hewan kurban bantuan dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Sapi kurban berukuran besar bantuan Presiden tersebut dialokasikan khusus untuk Provinsi Kepulauan Riau dan diserahkan secara simbolis kepada Ketua DKM Masjid Al Fudhola, Sudianto, untuk kemudian didistribusikan kepada masyarakat yang berhak. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *