Tanjungpinang – Kontingen Kabupaten Bintan menargetkan tiga medali emas dari cabang olahraga (cabor) biliar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kepulauan Riau (Kepri) 2026.
Pertandingan biliar berlangsung di 7Pool Biliar dan Resto, Kilometer 3, Tanjungpinang. Hingga Selasa (3/11/2026) siang, atlet Bintan masih menjalani sejumlah pertandingan, termasuk menghadapi atlet dari Kota Batam.
Pelatih Biliar Bintan, Armanto alias Ahuat, mengatakan kontingen Bintan telah mengamankan satu medali emas dari nomor bola delapan ganda (double) yang dipertandingkan pada Senin (2/11/2026).
Menurutnya, peluang menambah medali masih terbuka. Pada Selasa, dua atlet Bintan juga berhasil melaju dalam pertandingan nomor bola sepuluh tunggal (single).
“Kemarin atlet biliar Bintan sudah meraih final pada bola delapan double dan meraih medali emas. Hari ini kita akan bertanding lagi di nomor bola sepuluh single. Kita sudah memasukkan dua nama. Mudah-mudahan nanti malam keduanya bisa menang dan bertemu di final,” ujar Ahwat, Selasa.
Ahwat menjelaskan, masih terdapat enam nomor pertandingan yang menjadi peluang bagi Bintan untuk menambah perolehan medali. Dari total delapan medali emas yang diperebutkan pada cabang olahraga biliar, Bintan menargetkan tiga medali emas.
Meski optimistis, ia mengaku tidak ingin memasang target terlalu tinggi. Kontingen Bintan akan berupaya memaksimalkan peluang kemenangan di setiap nomor pertandingan.
“Kita tidak terlalu berani memprediksi terlalu banyak. Kita targetkan 60 persen bisa menang. Ada delapan medali yang diperebutkan, kita target tiga emas,” katanya.
Ahwat menambahkan, dalam Porprov Kepri tahun ini, Bintan juga menurunkan sejumlah atlet junior. Langkah tersebut tidak semata-mata untuk mengejar medali, tetapi juga sebagai bagian dari pembinaan dan regenerasi atlet biliar di Kabupaten Bintan.
“Kita turunkan anak-anak junior, supaya ke depan ada bibitnya,” tutup Ahwat. (Tim)







