3.100 Pelari Bakal Padati BTN Kepri MoonRun 2026 di Tanjungpinang, Hadirkan Joget Makyong hingga Barongsai di Rute Lari

Kepri, Tanjungpinang37 Dilihat

Tanjungpinang – Sebanyak 3.100 pelari dari berbagai daerah dipastikan ambil bagian dalam ajang BTN Kepri MoonRun 2026 yang akan digelar di Kota Tanjungpinang pada 14 November 2026.

Tidak sekadar menjadi ajang olahraga lari malam, kegiatan ini juga mengusung konsep wisata budaya dengan menghadirkan berbagai atraksi seni tradisional di sepanjang rute yang dilalui peserta.

banner 728x90

Mengangkat tema Culture Heritage Sport, BTN Kepri MoonRun 2026 dirancang untuk memberikan pengalaman berbeda bagi para pelari. Peserta tidak hanya menikmati suasana berlari pada malam hari, tetapi juga dapat menyaksikan kekayaan budaya dan destinasi wisata di Kota Tanjungpinang.

Baca Juga :  Geliat Ekonomi UMKM Wisata Gurun Pasir Desa Busung: Panen Cuan Saat Liburan, Berharap Akses Jalan dan Listrik Dibenahi

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau, Hasan, mengatakan seluruh kuota peserta sebanyak 3.100 orang telah terpenuhi. Tingginya minat tersebut menunjukkan bahwa ajang ini memiliki daya tarik tersendiri, meskipun tahun ini peserta dikenakan biaya pendaftaran.

Hal itu disampaikannya dalam konferensi pers BTN Kepri MoonRun 2026 di Tanjungpinang, Kamis (5/11/2026).

Menurut Hasan, penyelenggaraan tahun ini merupakan tahun kedua kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan Bank Tabungan Negara (BTN).

“Meski berbayar, antusiasme peserta tetap tinggi dan seluruh kuota sebanyak 3.100 pelari sudah terpenuhi,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, panitia telah menyiapkan rute yang melewati sejumlah kawasan dan titik yang memiliki daya tarik wisata serta budaya di Tanjungpinang.

Baca Juga :  Pelepasan 44 Jemaah Haji Bintan Diiringi Isak Tangis dan Doa, Bupati Roby: Selamat Pergi dan Kembali

Sejumlah pertunjukan seni tradisional juga akan memeriahkan kegiatan tersebut, di antaranya Joget Makyong, pertunjukan kompang, hingga barongsai.

Kehadiran atraksi budaya ini menjadi salah satu pembeda BTN Kepri MoonRun dibandingkan kegiatan lari pada umumnya. Selain berolahraga, peserta juga diajak mengenal keberagaman tradisi dan kekayaan budaya yang dimiliki Kota Tanjungpinang.

Hasan berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat posisi Tanjungpinang sebagai salah satu destinasi wisata budaya di Kepulauan Riau. Perpaduan olahraga dan pariwisata dinilai menjadi peluang untuk memperkenalkan potensi daerah kepada peserta dari berbagai wilayah.

Baca Juga :  Sentra Kerupuk Sei Lekop Bintan Raih Juara 1 Nasional IHYA 2026

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Misni, mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan BTN Kepri MoonRun 2026.

Ia menyebut keberhasilan pelaksanaan tahun sebelumnya menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas kegiatan tahun ini.

Misni juga menyampaikan bahwa Pemprov Kepri akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk mematangkan persiapan, termasuk dukungan teknis dan pengamanan selama kegiatan berlangsung.

Melalui BTN Kepri MoonRun 2026, pemerintah daerah berharap kolaborasi olahraga dan pariwisata dapat terus berkembang serta memberikan dampak positif bagi promosi destinasi wisata dan kebudayaan Kepulauan Riau. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *