Hafizha Rahmadhani Luncurkan Gerakan Aktifkan Posyandu 2026, Angka Stunting Bintan Terus Menurun

Bintan, Kepri, Peristiwa47 Dilihat

Bintan – Pemerintah Kabupaten Bintan melalui Dinas Kesehatan resmi memulai Gerakan Aktifkan Posyandu Bidang Kesehatan Tahun 2026. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Bintan, Hafizha Rahmadhani Putri, di Posyandu Mawar, Desa Sri Bintan, Rabu (15/4/2026).

Gerakan ini bertujuan untuk mengoptimalkan kembali peran Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan berbasis masyarakat. Selain balita, kini layanan Posyandu di Bintan telah bertransformasi mencakup seluruh siklus kehidupan, mulai dari ibu hamil, remaja, hingga lanjut usia (lansia).

Baca Juga :  Izin Terbit Tanpa Sosialisasi, Kades Tanjung Irat Mengaku Tak Pernah Tahu

“Posyandu adalah garda terdepan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pendekatan promotif dan preventif. Kita ingin Posyandu benar-benar menjadi ruang kesehatan yang aktif bagi semua kalangan,” ujar Hafizha Rahmadhani dalam sambutannya.

Dalam kesempatan tersebut, Hafizha memaparkan sejumlah capaian membanggakan dalam sektor kesehatan di Bintan. Saat ini, tercatat sebanyak 179 unit Posyandu aktif tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Bintan.

Prestasi paling mencolok terlihat pada penurunan prevalensi stunting yang terus menunjukkan tren positif. Dari angka 3,42 persen pada tahun 2024, kini turun menjadi 3,15 persen di tahun 2025. Selain itu, cakupan pelayanan kesehatan ibu dan anak di Bintan juga dilaporkan telah mencapai angka maksimal 100 persen.

Baca Juga :  AKBP Argya Satria Turun ke Jalan, Polres Bintan Tebar 500 Paket Takjil Gratis untuk Warga

“Keberhasilan Posyandu bukan hanya dilihat dari banyaknya jumlah kegiatan, tetapi dari dampak nyata terhadap kesehatan masyarakat. Penurunan angka stunting ini adalah hasil kerja keras kader dan partisipasi aktif warga,” tambahnya.

Meski mencatatkan hasil positif, Hafizha menekankan pentingnya penguatan kapasitas kader dan keterlibatan lintas sektor secara berkelanjutan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan layanan kesehatan dasar yang tersedia di Posyandu masing-masing wilayah.

Gerakan Aktifkan Posyandu 2026 ini diharapkan mampu memperkokoh visi pembangunan Kabupaten Bintan yang inovatif dan sejahtera melalui penguatan fondasi kesehatan dari tingkat desa. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *