Bintan – Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bintan, Hafizah Rahmadhani Putri, menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam membangun masyarakat yang sehat dan peduli sesama. Hal tersebut disampaikannya saat membuka Seminar Kesehatan dan Donor Darah yang diinisiasi oleh Korps Sukarela (KSR) PMI Unit STAIN Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau, Rabu (15/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Razali Jaya ini mengangkat tema strategis, yakni “Sosialisasi Donor Darah dan Pencegahan HIV”. Hafizah memberikan apresiasi tinggi kepada civitas akademika STAIN SAR yang dinilai proaktif menciptakan wadah edukasi bagi generasi muda.
“Pelajar dan mahasiswa adalah generasi penerus yang memiliki peran besar. Donor darah bukan sekadar prosedur medis, melainkan aksi kemanusiaan yang sarat nilai solidaritas. Setetes darah yang kita donorkan sangat berarti bagi keselamatan nyawa orang lain,” ungkap Hafizah di hadapan para peserta.
Edukasi HIV dan Hapus Stigma
Selain mendorong donor darah menjadi kebiasaan rutin di kalangan kampus, Hafizah juga menyoroti pentingnya pemahaman yang benar mengenai pencegahan HIV. Menurutnya, literasi kesehatan yang tepat adalah kunci untuk memutus rantai penularan sekaligus menghapus diskriminasi terhadap Orang Dengan HIV (ODHIV).
“Edukasi yang benar sangat penting agar tidak ada lagi stigma atau diskriminasi di tengah masyarakat. Kita ingin membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga peduli, tanggap, dan berjiwa relawan,” tambahnya.
Seminar ini tidak hanya diikuti oleh internal kampus STAIN SAR, tetapi juga menarik minat berbagai organisasi kepemudaan dari Kabupaten Bintan hingga Kota Tanjungpinang. Sinergi ini diharapkan mampu memperluas jangkauan kesadaran akan pentingnya donor darah secara berkala dan pemahaman kesehatan reproduksi di wilayah Kepulauan Riau. (Red)






