Bintan – Pemerintah Kabupaten Bintan menggelar Rapat Koordinasi Forkopimda di Ruang Rapat II Kantor Bupati Bintan, Rabu (18/2). Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Bintan, Roby Kurniawan, sebagai langkah antisipasi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban menjelang perayaan Imlek, Cap Go Meh, serta ibadah Ramadan.
Rakor dihadiri unsur TNI/Polri, BMKG, Ketua DPRD, serta pimpinan instansi terkait. Dalam arahannya, Roby menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh unsur Forkopimda yang selama ini mampu menjaga situasi daerah tetap aman dan kondusif.
Meski kondisi Bintan dinilai terkendali, ia menegaskan pentingnya meningkatkan kewaspadaan, khususnya terhadap potensi lonjakan harga bahan pokok menjelang Ramadan dan Idulfitri. Ia meminta pengawasan terpadu, terutama dari aparat penegak hukum, agar tidak ada oknum yang memanfaatkan momentum keagamaan dengan menaikkan harga secara tidak wajar.
Terkait puncak perayaan Imlek dan Cap Go Meh yang dijadwalkan pada 6 Maret di wilayah utara Bintan, Roby mengusulkan agar teknis pelaksanaan dimusyawarahkan bersama. Salah satu opsi yang mengemuka adalah pelaksanaan pawai setelah Salat Tarawih, guna menjaga kekhusyukan umat Muslim tanpa mengurangi semangat toleransi antarumat beragama.
“Kita harus mencari solusi terbaik agar seluruh umat beragama dapat merasakan kenyamanan dalam beribadah maupun merayakan hari besar keagamaan di Kabupaten Bintan,” tegasnya.
Selain itu, Bupati juga meminta Sekda Bintan untuk menyampaikan imbauan hingga tingkat RT/RW agar masyarakat turut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan. Pemkab Bintan pun akan memperkuat koordinasi lintas sektor guna memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok tetap terjaga.
Rapat koordinasi ini menegaskan komitmen bersama Pemkab Bintan dan Forkopimda dalam menjaga kondusivitas daerah, memperkuat toleransi antarumat beragama, serta memastikan stabilitas ekonomi masyarakat menjelang momentum keagamaan. (Red)






