Tanjungpinang – Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) menggelar Rapat Kerja (Raker) strategis bersama Dewan Pertimbangan (Wantim) di Hall Galeri Tamadun Maritim, Kampus UMRAH Dompak, Rabu (4/3/2026). Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam merumuskan arah kebijakan kampus untuk menjawab tantangan global.
Rapat tersebut dihadiri tokoh-tokoh berpengaruh, di antaranya Gubernur Kepri pertama Drs. H. Ismeth Abdullah, mantan Kasal Laksamana TNI (Purn) Prof. Dr. Marsetio, serta Dr. Ir. Lamidi yang mewakili Gubernur Kepulauan Riau. Turut hadir perwakilan Pangkoarmada I, perwakilan Wali Kota Tanjungpinang, dan H. Andy Wibowo.
Rektor UMRAH, Prof. Dr. Agung Dhamar Syakti, S.Pi, DEA, memaparkan langsung strategi pengembangan kampus di hadapan para tokoh tersebut. Ia menegaskan komitmen UMRAH untuk menjadi pusat kecemerlangan pendidikan tinggi, riset, serta Mari-Sociopreneurship di kawasan ASEAN.
“UMRAH harus terus memperkuat jati diri sebagai kampus maritim yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan pembangunan, baik di tingkat daerah maupun nasional,” tegas Prof. Agung.

Suasana rapat berlangsung dinamis dengan berbagai masukan dari anggota Dewan Pertimbangan terkait peningkatan tata kelola, infrastruktur, dan penguatan kualitas akademik.
Selain diskusi strategis, momen haru terjadi saat Prof. Marsetio melalui Yayasan Muslim Sinarmas menghibahkan Al-Qur’an untuk Masjid Muhith Al’Ulum UMRAH. Hibah ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap penguatan nilai-nilai spiritual di lingkungan sivitas akademika.
Sebagai bentuk penghormatan, UMRAH menyerahkan tanjak kepada para anggota Dewan Pertimbangan yang hadir, menandakan eratnya ikatan budaya dan visi dalam membangun pendidikan di Tanah Melayu. (Adv)







