Gubernur Ansar Ahmad di Wisuda UMRAH: Lulusan Harus Jadi Penentu Arah di Era Society 5.0

Tanjungpinang – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, memberikan pesan strategis bagi ratusan wisudawan Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana ke-XXVI dan Pascasarjana ke-VIII di Kampus Dompak, Sabtu (28/3/2026).

Ansar menekankan bahwa di era Society 5.0, integrasi teknologi seperti Artificial Intelligence (AI) dan Big Data tidak akan berarti tanpa SDM yang adaptif. Menurutnya, teknologi hanyalah alat, sementara manusia tetap menjadi pemegang kendali utama.

“Teknologi hanyalah alat, sedangkan manusia adalah penentu arah dan nilai. Pendidikan tinggi memiliki peran krusial dalam membentuk SDM yang tidak hanya cerdas digital, tapi juga berdaya saing,” ujar Ansar Ahmad.

Baca Juga :  Buka Puasa Bersama Pemprov Kepri: Gubernur Tekankan Keikhlasan dalam Pelayanan Publik

IPM Kepri Tertinggi di Sumatera

Dalam pidatonya, Gubernur juga memaparkan keberhasilan pembangunan di Kepulauan Riau yang berdampak langsung pada dunia pendidikan. Salah satu capaian yang membanggakan adalah Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kepri yang melesat ke angka 80,53 pada tahun 2025.

“Angka ini menempatkan Kepri sebagai yang tertinggi di Sumatera dan peringkat ketiga secara nasional. Ini bukti komitmen kita dalam mencetak generasi unggul,” tegasnya.

Prosesi foto bersama wisudawan/ti UMRAH SAAT wisuda 2026 di Kampus UMRAH, Dompak, Tanjungpinang, Sabtu (28/03/2026). Foto : Humas UMRAH

Prestasi tersebut dibarengi dengan pertumbuhan ekonomi Kepri yang mencapai 6,94 persen di tahun 2025—juga menjadi yang tertinggi di Sumatera—serta keberhasilan menekan angka pengangguran terbuka hingga ke level 6,35 persen.

Baca Juga :  Waspada! Nama Dinas Perkim Kepri Dicatut untuk Penipuan Lelang Material Rumah Dinas

Investasi Pendidikan Melampaui Amanat Nasional

Gubernur merincikan bahwa Pemerintah Provinsi Kepri mengalokasikan 21 persen APBD untuk sektor pendidikan, melebihi ketentuan nasional. Sejak 2022, program beasiswa senilai Rp2,99 miliar telah disalurkan kepada lebih dari 1.100 mahasiswa.

“Pemindahan tali toga ini bukan sekadar seremoni. Ini simbol transisi dari pelajar menjadi intelektual yang siap berkontribusi nyata bagi daerah,” tambah Ansar.

Menutup sambutannya, Ansar mengapresiasi kontribusi UMRAH dalam membangun daerah dan berharap para lulusan baru dapat menjadi motor penggerak ekonomi Kepulauan Riau yang semakin maju dan makmur. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *