Tanjungpinang – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau secara resmi menyerahkan hibah Barang Milik Daerah (BMD) kepada Pemerintah Kota Tanjungpinang. Langkah ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antar pemerintah daerah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di ibu kota provinsi.
Penyerahan aset dilakukan langsung oleh Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, kepada Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, di Gedung VIP Bandara Raja Haji Fisabilillah, Rabu (8/4/).
Adapun aset strategis yang dihibahkan meliputi dua bangunan utama, yakni Gedung PPLP yang berlokasi di kawasan Bintan Centre dan bangunan Puskesmas Tanjungpinang Barat.
Gubernur Ansar Ahmad menegaskan bahwa hibah ini dilakukan agar aset-aset tersebut dapat dikelola secara lebih dekat dan optimal oleh pemerintah kota. Dengan demikian, dampak manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat setempat.
“Penyerahan ini bertujuan agar aset yang ada dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh pemerintah kota. Kita ingin pelayanan kepada masyarakat, baik di bidang kesehatan maupun fasilitas umum lainnya, menjadi semakin baik,” ujar Ansar Ahmad.
Lebih lanjut, Ansar mengungkapkan adanya rencana kolaborasi jangka panjang berupa hibah timbal balik. Pemerintah Kota Tanjungpinang direncanakan akan menyerahkan aset di kawasan Pulau Penyengat kepada Pemerintah Provinsi Kepri guna mendukung pembangunan Museum dan Monumen Bahasa.
Selain itu, Gubernur juga menyinggung status Kolam Renang Dendang Ria. Saat ini, Pemprov Kepri tengah menunggu proses administrasi penyerahan aset tersebut dari Pemkab Bintan untuk kemudian diteruskan pengelolaannya kepada Pemerintah Kota Tanjungpinang bagi kepentingan publik.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Pemerintah Provinsi Kepri. Lis menyebutkan bahwa aset Gedung PPLP di Bintan Centre, misalnya, berpotensi dikembangkan menjadi fasilitas olahraga yang representatif.
“Terima kasih kepada Pak Gubernur. Aset yang kami terima akan dimanfaatkan maksimal untuk mendukung pelayanan publik, termasuk rencana pengembangan mini indoor stadium yang nantinya bisa digunakan oleh seluruh masyarakat,” kata Lis Darmansyah.
Melalui penyerahan hibah ini, kedua pemimpin daerah berharap hubungan harmonis antara provinsi dan kota terus terjaga, demi mewujudkan pembangunan daerah yang merata dan berkelanjutan di Kepulauan Riau. (Red)






