BPBD Bintan bersama OPD Guyur 500 Ton Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau, DPRD Desak Solusi Interkoneksi Waduk Kawal-Gesek

Bintan, Kepri, Peristiwa228 Dilihat

Bintan – Pemerintah Kabupaten Bintan melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait terus bergerak menyalurkan bantuan air bersih guna mengatasi dampak kemarau panjang. Salah satu wilayah yang menjadi sasaran utama pendistribusian adalah Kampung Bina Desa, RT 02 RW 06, Kecamatan Bintan Timur.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bintan, Ramlah, menyatakan bahwa jadwal pendistribusian air bersih ke seluruh kecamatan sudah tersusun rapi. Sejak dimulai pada 27 Maret lalu, total sudah 500 ton air disalurkan kepada masyarakat.

“Khusus hari ini di Kecamatan Bintan Timur saja, sudah 110 ton air yang didistribusikan. Secara teknis, jika rumah warga berdempetan, kita kumpulkan wadah penampungan di satu titik kosong. Namun jika berjauhan, tim kami yang mengantarkan langsung ke depan rumah,” ujar Ramlah di lokasi penyaluran, Sabtu (28/3/2026).

Baca Juga :  Resmi Nahkodai YKI Bintan, Hafizha Rahmadani Siapkan Program Nyata Tekan Kasus Kanker

Ramlah mengimbau masyarakat yang masih membutuhkan bantuan air bersih untuk segera berkoordinasi melalui pihak kecamatan. “Kami akan prioritaskan wilayah yang benar-benar membutuhkan terlebih dahulu,” tambahnya.

Langkah cepat Pemkab Bintan ini disambut baik oleh warga. Fitrawati, salah seorang warga Kampung Bina Desa, mengaku sangat terbantu. Selama kemarau tiga bulan terakhir, dirinya terpaksa mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli air bersih.

“Alhamdulillah, penyaluran ini sangat membantu mengurangi pengeluaran belanja air harian kami,” ungkap Fitrawati usai menampung air di depan rumahnya.

Baca Juga :  Tingkatkan Kualitas Layanan Publik, Bupati Bintan Minta Seluruh OPD Responsif dan Adaptif

Di tempat yang sama, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten  Bintan, Suprapto, memberikan apresiasi atas gerak cepat OPD di lapangan. Namun, ia menekankan bahwa penyaluran air menggunakan truk tangki hanyalah penanganan jangka pendek.

Suprapto, Ramlah dan M.Wahyu Nugraha saat menyalurkan air bersih bagi warga Kampung Bina Desa, Sabtu (27/03/2026). Foto : Channelkepri.com

“Kita perlu solusi permanen. Ke depan, kami berharap Waduk Kawal segera dioperasikan dan diinterkoneksikan dengan Waduk Gesek. Selain itu, pengelola air di Tanjungpinang-Bintan harus bisa melayani kebutuhan warga Bintan secara menyeluruh. Ini sudah masuk dalam RPJMD kita,” tegas Suprapto.

Suprapto juga mengajak masyarakat untuk tetap berhemat air, mengingat saat ini Bintan juga rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang juga membutuhkan pasokan air untuk pemadaman.

Baca Juga :  Bakar Sampah Berujung Petaka, Lahan 5.000 Meter di Belakang Perumahan Metro Kepri Hangus Terbakar

Senada dengan itu, Anggota DPRD Bintan Dapil III Bintan Timur, Muhammad Wahyu Nugraha, menambahkan bahwa pihaknya tengah memetakan titik-titik potensial cadangan air baru. Menurutnya, hambatan utama di Bintan Timur adalah jangkauan jaringan PDAM yang masih minim.

“Semoga tahun depan kita bisa rumuskan kebijakan untuk penambahan jaringan SPAM atau pembangunan sumur-sumur baru di titik potensial. Kami dari legislatif, BPBD, Perkim, dan PUPR akan terus bekerja sama memetakan cadangan air agar masalah ini terselesaikan secara konkret,” pungkas Wahyu. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *