Penumpang Membludak, PELNI Kerahkan KM Tidar Layani Perjalanan Khusus ke Kalimantan

Bintan – Guna mengantisipasi tingginya volume penumpang pada masa arus balik tahun 2026, PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) memutuskan untuk menambah trip khusus Kapal Motor (KM) Tidar menuju Balikpapan, Kalimantan Timur.

Langkah strategis ini diambil pemerintah untuk mengurai kepadatan penumpang yang ingin kembali ke wilayah Indonesia Tengah. KM Tidar akan melakukan satu kali perjalanan tambahan (extra trip) ke Balikpapan sebelum nantinya kembali ke rute reguler menuju Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Pelabuhan Sei Kolak Kijang, Bintan.

Baca Juga :  Arus Balik Lebaran 2026: Dua Kapal PELNI Siap Layani Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Sei Kolak Kijang

Kepala Cabang PELNI Tanjungpinang, Putra Kencana, menjelaskan bahwa KM Tidar telah bertolak dari Pelabuhan Sei Kolak Kijang pada Kamis (16/4/2026). Kapal tersebut diprediksi akan tiba di Lewoleba pada Kamis (23/4/2026) mendatang.

“Setelah dari Lewoleba, KM Tidar akan berlayar menuju Balikpapan dengan menyinggahi beberapa pelabuhan seperti Larantuka, Maumere, Makassar, dan Pare-Pare,” ujar Putra Kencana baru-baru ini.

Usai melayani rute khusus ke Balikpapan, kapal akan kembali menempuh rute sebaliknya menuju Pare-Pare, Makassar, Maumere, Larantuka, Lewoleba, hingga Kupang. Penambahan frekuensi perjalanan ini diharapkan dapat menampung antusiasme masyarakat yang cukup tinggi sekaligus mencegah terjadinya penumpukan penumpang di pelabuhan.

Baca Juga :  Pemko Batam Terapkan WFH Mulai 24 April, Targetkan Hemat Anggaran Rp18,1 Miliar

Terkait ketersediaan tiket dan kepastian waktu, Putra Kencana mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi terkini melalui kanal resmi perusahaan.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu mengupdate jadwal keberangkatan di aplikasi PELNI Mobile atau situs resmi. Untuk pembelian tiket, sangat disarankan menggunakan aplikasi PELNI Mobile agar lebih praktis dan menghindari kekeliruan,” tutupnya. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *