Bintan – Arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah di Pelabuhan Sri Bayintan ,Sei Kolak,Kijang, Kabupaten Bintan, diprediksi akan mulai memadat pada pekan ketiga Maret 2026. Lonjakan penumpang diperkirakan meningkat signifikan berkisar antara 15 hingga 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Titik puncak arus balik di pelabuhan ini diperkirakan terjadi pada Rabu, 25 Maret 2026. Hal ini bertepatan dengan jadwal kedatangan kapal PT PELNI, KM Bukit Raya, yang melayani rute populer menuju Pulau Tujuh.
Kepala Kantor PT PELNI Tanjungpinang, Putra Kencana, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memetakan dua armada utama yang akan melayani arus balik di Pelabuhan Kijang. Kedua kapal tersebut adalah KM Bukit Raya dan KM Tidar.
“Ada dua kapal yang akan bersandar memuat penumpang arus balik, yakni KM Bukit Raya dengan rute Pulau Tujuh, Pontianak, hingga Jakarta. Selain itu, ada KM Tidar yang melayani rute menuju Indonesia bagian timur,” jelas Putra Kencana kepada media, Rabu (18/03) lalu.
Lebih lanjut, Putra menjelaskan bahwa tren peningkatan penumpang tahun ini cukup terasa. Estimasi kenaikan sebesar 20 persen menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat yang masuk maupun keluar melalui pintu pelabuhan di Bintan Timur tersebut.
Kondisi arus balik ini diperkirakan akan terus berlangsung secara bertahap hingga akhir Maret 2026. Pihak otoritas pelabuhan dan PELNI pun terus mematangkan kesiapan fasilitas demi kenyamanan dan keselamatan para pemudik selama masa angkutan Lebaran 2026. (Red)






