Pastikan Aspirasi Aman, Polres Bintan Fasilitasi Mediasi Nelayan Pesisir dengan Pemprov Kepri

Bintan, Kepri, Peristiwa29 Dilihat

Bintan – Personel Polres Bintan menunjukkan komitmen pelayanan humanis dalam mengawal aksi damai yang digelar oleh Aliansi Nelayan Pesisir Kabupaten Bintan – Lingga, Selasa (12/5). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk penyampaian aspirasi terkait kekhawatiran nelayan terhadap aktivitas tambang pasir laut yang dinilai berdampak pada mata pencaharian mereka.

Sebanyak 107 nelayan dari wilayah Bintan Timur dan Gunung Kijang mengawali pergerakan dari Monumen Relief Kijang menuju Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kepulauan Riau di Kota Tanjungpinang.

Kapolres Bintan melalui jajarannya menegaskan bahwa kehadiran Polri bukan sekadar untuk menjaga ketertiban, melainkan untuk memastikan hak setiap warga negara dalam menyampaikan pendapat di muka umum dapat terlaksana dengan aman, nyaman, dan sesuai koridor hukum.

Baca Juga :  Bintan Kembali Jadi Tuan Rumah OCBC Singapore National Road 2026 Championship, Targetkan 1.000 Kunjungan Wisman

Sejak massa berkumpul di titik awal, personel Polres Bintan aktif melakukan komunikasi dialogis. Petugas di lapangan tidak hanya fokus pada pengaturan arus lalu lintas kendaraan pengangkut massa agar tidak mengganggu pengguna jalan lain, tetapi juga memastikan keselamatan seluruh peserta aksi selama perjalanan menuju Tanjungpinang.

Berkat sinergi yang solid antara Polres Bintan dan Polresta Tanjungpinang, konvoi massa dari Simpang Dompak hingga tiba di Kantor DKP Kepri berlangsung tertib tanpa kendala berarti.

“Kami hadir untuk melayani. Tugas utama kami adalah memastikan bapak-bapak nelayan dapat menyampaikan aspirasi dengan aman hingga tujuan, serta kembali ke rumah masing-masing dengan selamat,” ungkap salah satu personel di lapangan.

Baca Juga :  Ini Link Pendaftaran Beasiswa S1 dan D1 Pemkab Bintan 2026, Cek Syarat dan Batas Waktunya!

Sikap humanis Polri juga tecermin saat memfasilitasi mediasi antara Koordinator Lapangan (Korlap) aksi Rudi Herdiawan, dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri Misni. Dialog yang kondusif tersebut membuahkan hasil positif, di mana Pemerintah Provinsi Kepri menjadwalkan audiensi lanjutan yang akan digelar pada Rabu (13/5) besok di Kijang.

Setelah mendapatkan respons dari pihak pemerintah, massa membubarkan diri dengan tertib. Personel Polri tetap bersiaga di lokasi hingga peserta aksi terakhir meninggalkan halaman Kantor DKP guna memastikan kelancaran arus kepulangan.

Baca Juga :  Buka Safari Ramadan di Mantang, Bupati Roby Resmikan Masjid Megah Jannatul Bahri

Ketertiban aksi ini mendapat apresiasi dari masyarakat dan pengguna jalan. Tanpa adanya tindakan anarkis, suara nelayan tersampaikan dengan efektif melalui koordinasi yang baik dengan aparat keamanan. Hingga kegiatan berakhir, situasi di wilayah Kabupaten Bintan maupun Kota Tanjungpinang dilaporkan tetap aman dan kondusif. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *