ASDP Resmi Bangun Dermaga 2 Pelabuhan Tanjung Uban, Anggaran Rp133 Miliar Dikucurkan!

Bintan – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus mempertegas komitmennya sebagai penggerak konektivitas sekaligus katalis pertumbuhan ekonomi di wilayah kepulauan. Langkah nyata ini diwujudkan melalui proyek pengembangan infrastruktur di Pelabuhan ASDP Tanjung Uban, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau.

Melalui seremoni groundbreaking yang digelar pada Kamis (18/6/2026), pembangunan Dermaga 2 dan peningkatan kapasitas Dermaga 1 resmi dimulai. Peresmian tersebut ditandai dengan penekanan tombol sirine bersama oleh Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, dan Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Heru Widodo.

Pantauan di lokasi menunjukkan pekerjaan konstruksi langsung digeber. Alat berat di atas ponton/tongkang sudah mulai beroperasi melakukan pemasangan tiang pancang di area perairan pelabuhan.

Spesifikasi Teknis Peningkatan Kapasitas Pelabuhan

Proyek strategis ini menelan anggaran total sebesar Rp133 Miliar yang dialokasikan untuk dua sisi perlintasan, yakni Pelabuhan Telaga Punggur di Batam dan Pelabuhan Tanjung Uban di Bintan. Anggaran tersebut digunakan untuk membangun dermaga baru, revitalisasi dermaga eksisting, serta peningkatan kapasitas Gross Tonnage (GRT).

Baca Juga :  Dihadiri Anindya Bakrie dan Gubernur Ansar, Mustava Resmi Nakhodai KADIN Kepri Periode 2026–2031

Berikut adalah rincian pengembangan teknis di Pelabuhan Tanjung Uban:

  • Dermaga 2 (Baru): Dibangun sepanjang 119,48 meter dan dirancang untuk mampu melayani kapal hingga 1.000 GRT. Dermaga ini juga akan dilengkapi dengan movable bridge berkapasitas 80 ton untuk mempercepat proses bongkar muat kendaraan dan penumpang.

  • Dermaga 1 (Eksisting): Kapasitasnya ditingkatkan dari yang sebelumnya hanya 1.000 GRT menjadi mampu melayani kapal hingga 2.000 GRT, dengan panjang sandar mencapai 200,90 meter melalui penguatan infrastruktur dan fasilitas sandar.

Pekerjaan konstruksi Dermaga 2 dimulai, Alat berat di atas ponton/tongkang sudah mulai beroperasi melakukan pemasangan tiang pancang di area perairan pelabuhan Tanjung Uban, Kamis (19/06/2026). F : Channelkepri.com

Target Rampung November 2026, Solusi Antrean Nataru

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Heru Widodo, menyampaikan bahwa seluruh pengerjaan fisik ini ditargetkan selesai pada November 2026 mendatang, sehingga bisa langsung diandalkan saat lonjakan arus mudik hari raya.

“Akan selesai pada November mendatang, dan pada saat Natal dan Tahun Baru bulan Desember sudah bisa digunakan. Kemudian penambahan dermaga ini adalah penambahan kapasitas menjadi 2000, sebelumnya kapasitas 1000, sehingga ini menjadi solusi bagi masyarakat, sehingga tidak terjadi penumpukan,” ujar Heru Widodo, usai peresmian.

Baca Juga :  Jadi Khatib Salat Id di Tanjungriau, Ansar Ahmad Ingatkan Warga Batam Jaga Persaudaraan

Heru juga menambahkan, komitmen ASDP tidak berhenti pada infrastruktur penunjang kapal saja. Ke depan, peningkatan pelayanan juga akan menyasar fasilitas darat demi kenyamanan pengguna jasa.

“Harapan kami sebagai penyedia jasa, ini menjadi solusi bagi masyarakat ketika dermaga sudah eksisting tidak terjadi penumpukan penumpang dan antrian kendaraan dari Telaga Punggur ke Tanjung Uban maupun sebaliknya. Kemudian sisi lain kami berkomitmen, bukan hanya dermaga yang akan kami perbaiki tetapi juga fasilitas lain, seperti ruang tunggu,” tambahnya.

Respon Gubernur Kepri: Solusi Permanen yang Bagus

Menanggapi dimulainya proyek ini, Gubernur Kepri Ansar Ahmad memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah cepat yang diambil oleh ASDP. Menurutnya, wilayah Kepri yang didominasi oleh perairan sangat bergantung pada kualitas konektivitas laut yang andal.

“Hal ini adalah solusi permanen yang bagus,” kata Ansar Ahmad.

Baca Juga :  Resmikan Masjid Lanud Hang Nadim Bareng Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Gubernur Ansar: Masjid Adalah Benteng Akhlak

Ia menilai peningkatan fasilitas pelabuhan menjadi langkah strategis untuk memperkuat konektivitas antarpulau di Provinsi Kepulauan Riau. Ansar berharap seluruh proses pembangunan dapat berjalan lancar sesuai jadwal agar manfaatnya segera dirasakan optimal oleh masyarakat luas.

Menjawab Tingginya Trafik Punggur–Tanjung Uban

Sebagai informasi, Pelabuhan Tanjung Uban saat ini melayani tiga lintasan penyeberangan, di mana rute Tanjung Uban–Telaga Punggur (Batam) menjadi salah satu lintasan tersibuk di Kepri. Saat ini, ASDP mengoperasikan KMP Tanjung Burang dan KMP Barau untuk melayani pergerakan penumpang serta logistik antarwilayah tersebut.

Urgensi pembangunan ini diperkuat oleh data trafik yang sangat tinggi. Sepanjang Januari hingga Mei 2026 saja, Pelabuhan Tanjung Uban tercatat telah melayani 301.221 penumpang dan 131.684 kendaraan. Lonjakan angka inilah yang menjadi dasar penting bagi ASDP untuk memperluas kapasitas pelabuhan agar layanan penyeberangan ke depan semakin lancar, aman, nyaman, dan efisien. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *