205 Mahasiswa Batam Terima Beasiswa Amsakar-Li Claudia, 13 Lolos Kampus Negeri Top lewat SNBP

Bintan, Kepri, Peristiwa15 Dilihat

Batam – Melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri ternama kini bukan lagi sekadar mimpi bagi anak-anak dari wilayah mainland maupun hinterland Batam. Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui program prioritas Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra terus memperluas akses pendidikan melalui program beasiswa.

Hingga Juni 2026, sebanyak 205 mahasiswa dan mahasiswi telah menerima beasiswa selama periode kepemimpinan Amsakar-Li Claudia. Para penerima beasiswa tersebut menempuh pendidikan di sejumlah perguruan tinggi ternama, di antaranya Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Diponegoro (Undip), Institut Pertanian Bogor (IPB) University, hingga Politeknik Negeri Batam.

banner 728x90

Program tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemko Batam dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), sekaligus memastikan kondisi ekonomi dan geografis tidak menjadi penghalang bagi generasi muda Batam untuk memperoleh pendidikan tinggi.

Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengatakan, pembangunan daerah tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga harus dibarengi dengan investasi terhadap kualitas manusia.

Menurutnya, pendidikan merupakan fondasi penting dalam menciptakan generasi muda yang mampu bersaing sekaligus menjadi penggerak pembangunan Batam di masa depan.

“Anak-anak mainland dan hinterland memiliki potensi yang sama besarnya. Tugas pemerintah adalah memastikan mereka memperoleh akses pendidikan yang layak sehingga dapat berkembang dan memberikan kontribusi bagi daerah,” ujar Amsakar, Jumat (7/8/2026).

Baca Juga :  Masuk Kalender KEN 2026, Ratusan Perahu Jong Warnai Perairan Bintan Resorts

13 Mahasiswa Batam Lolos Kampus Negeri melalui SNBP

Pada tahun akademik 2026/2027, sebanyak 13 mahasiswa baru asal Batam dinyatakan lulus sebagai penerima Beasiswa Berprestasi melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).

Mereka berhasil diterima di sejumlah perguruan tinggi negeri ternama. Penerima tersebut terdiri dari satu mahasiswa di Universitas Indonesia, satu di Universitas Gadjah Mada, satu di Institut Teknologi Bandung, satu di Universitas Padjadjaran, tujuh di Institut Teknologi Sepuluh Nopember, serta satu mahasiswa di Institut Pertanian Bogor University.

Ke-13 penerima Beasiswa Berprestasi tersebut yakni:

  1. Insyra Attala Muri – Universitas Indonesia (UI)
  2. Aulya Putri Nursazila – Universitas Gadjah Mada (UGM)
  3. Johannes Alexander Nababan – Institut Teknologi Bandung (ITB)
  4. Junelyn – Universitas Padjadjaran (Unpad)
  5. Andrie Tjung – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
  6. Rizqi Abdul Ghani – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
  7. Melki Abinael Saragih – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
  8. Olivia Rygina Ginting – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
  9. Marcell Timothy Boni Sitorus – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
  10. Clark Steven Kent Hutabarat – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
  11. Yusuf Abdullah – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
  12. Ricardo Ambarita – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
  13. Rachel Amelia Siregar – Institut Pertanian Bogor (IPB University)
Baca Juga :  Antisipasi Tambang Ilegal, Kades dan OPD Se-Bintan Terima Pembekalan Hukum dari Kejati Kepri

Data tersebut menjadi salah satu gambaran meningkatnya daya saing pelajar Batam dalam menembus perguruan tinggi negeri melalui jalur prestasi.

32 Mahasiswa Hinterland Kuliah di ITS dan Polibatam

Selain Beasiswa Berprestasi, Pemko Batam juga memberikan perhatian khusus kepada anak-anak dari wilayah hinterland melalui program Beasiswa Hinterland.

Sebanyak 32 mahasiswa menerima Beasiswa Hinterland untuk melanjutkan pendidikan di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan Politeknik Negeri Batam.

Untuk pendidikan di ITS, terdapat empat penerima, yakni Irfan Irawan dari Kampung Batu Putih, Karas; Anselina Laura Febrianti dan Gabriel Selaksa Raffel Putra Widodo dari Sei Raya, Sembulang; serta M. Fahrizat dari Teluk Sunti, Pulau Terung.

Sementara itu, 28 mahasiswa menerima Beasiswa Hinterland untuk menempuh pendidikan di Politeknik Negeri Batam. Mereka berasal dari berbagai wilayah hinterland, mulai dari Sembulang, Rempang Cate, Pulau Seraya, Pantai Gelam, Pulau Buluh, Bulang Lintang, Pulau Terong, Tanjung Sari, Sekanak Raya, Pulau Pecong, Pulau Jaloh, Air Raja, Pulau Kasu, Pemping, Karas hingga Galang Baru.

Program ini sekaligus memperlihatkan upaya pemerintah membuka kesempatan pendidikan tinggi bagi generasi muda yang tinggal di wilayah kepulauan dan hinterland Batam.

Amsakar menegaskan, program beasiswa tersebut sejalan dengan visi pembangunan Kota Batam di bawah kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra, yakni membangun SDM yang unggul, berdaya saing, serta mampu menjawab kebutuhan dunia industri yang terus berkembang di Batam.

Baca Juga :  Batam Menuju Kota Tanpa TPS Terbuka: Li Claudia Chandra Percepat Transformasi Sampah 2026

Ia menegaskan pemerintah tidak ingin keterbatasan ekonomi maupun kondisi geografis menjadi penghalang bagi anak-anak hinterland untuk mengenyam pendidikan tinggi.

“Kami ingin memastikan tidak ada anak Batam yang kehilangan kesempatan meraih cita-cita hanya karena persoalan biaya atau akses pendidikan. Ini merupakan investasi jangka panjang yang manfaatnya akan kembali kepada masyarakat melalui lahirnya SDM yang berkualitas,” katanya.

Diharapkan Kembali Membangun Batam

Amsakar berharap para penerima beasiswa dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sungguh-sungguh. Para mahasiswa diminta menjaga prestasi akademik sekaligus mengembangkan kemampuan dan karakter selama menempuh pendidikan.

Ia juga berpesan agar para penerima beasiswa nantinya dapat kembali mengabdikan ilmu dan kompetensi yang dimiliki untuk mendukung kemajuan Batam.

Menurutnya, kebutuhan terhadap SDM berkualitas akan semakin besar seiring berkembangnya sektor industri, teknologi, dan ekonomi kreatif di Batam.

“Batam membutuhkan generasi muda yang cerdas, inovatif, dan memiliki kepedulian terhadap daerahnya. Karena itu, kami akan terus memperkuat program-program yang berorientasi pada peningkatan kualitas SDM sebagai salah satu prioritas pembangunan Batam,” tutup Amsakar. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *