BP Bintan Siapkan Sekitar 200 Titik Lampu Jalan Tenaga Surya pada 2027

Bintan, Kepri, Peristiwa201 Dilihat

Bintan – Badan Pengusahaan (BP) Kawasan Bintan berencana memperluas pembangunan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) pada 2027 mendatang. Saat ini, BP Bintan memperkirakan kebutuhan penerangan mencapai sekitar 200 titik di sejumlah ruas jalan.

Namun, jumlah tersebut belum final karena masih dalam tahap penyusunan perencanaan fisik dan pemetaan ruas jalan yang membutuhkan penerangan.

banner 728x90

Kepala BP kawasan Bintan, Farid Hasan Sidik mengatakan, BP Kawasan Bintan akan lebih fokus pada pembangunan penerangan jalan pada 2027. Hal tersebut dilakukan mengingat masih terdapat sejumlah aset dan ruas jalan yang membutuhkan fasilitas penerangan.

Baca Juga :  Warga Soroti Debu Truk hingga Minim Penerangan di Kawasan KEK Galang Batang

“Rencana kami pada tahun 2027 nanti BP jauh lebih fokus terkait penerangan jalan, mengingat aset BP yang banyak perlu dilengkapi lampu jalan. Mungkin tahun depan kegiatan fisik berorientasi kepada penerangan jalan,” ujar Farid, Senin (17/08/2026).

Berdasarkan perhitungan sementara, terdapat sekitar 200 titik yang diproyeksikan membutuhkan penerangan pada 2027. Meski demikian, angka tersebut masih dapat berubah seiring proses perencanaan.

“Untuk tahun 2027 ini hitungan kami ada sekitar 200 titik, tetapi itu belum final karena ada beberapa ruas jalan, termasuk jalan-jalan utama yang perlu dilengkapi penerangan jalannya,” jelasnya.

Baca Juga :  UMRAH Resmi Buka Prodi Perdagangan Internasional, Siap Cetak Ahli Ekspor-Impor dari Kepri

Rencana pembangunan tersebut juga diarahkan agar distribusi penerangan jalan lebih merata. Sejumlah ruas yang menjadi perhatian di antaranya kawasan Korindo-Kawal serta Harapan Baru-Sei Kecil.

Selain menambah titik baru, BP Bintan akan mengevaluasi sejumlah lokasi yang saat ini penerangannya belum optimal maupun ruas jalan yang sama sekali belum memiliki lampu penerangan.

“Untuk tahun 2027 ini lebih merata, mulai dari Korindo-Kawal, Harapan Baru-Sei Kecil. Kita coba sisip lagi titik tersebut yang belum optimal atau belum ada sama sekali,” katanya.

Untuk teknologi yang digunakan, BP Bintan tetap mengandalkan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya atau PJUTS dengan memanfaatkan energi dari panel solar cell.

Baca Juga :  Buka Safari Ramadan di Mantang, Bupati Roby Resmikan Masjid Megah Jannatul Bahri

Berbeda dengan program 2026 yang telah memiliki anggaran sekitar Rp12,5 miliar, besaran anggaran untuk pembangunan PJUTS pada 2027 belum ditetapkan.

Farid menyebut, anggaran 2027 masih menunggu proses penyusunan perencanaan fisik oleh BP Kawasan Bintan.

Jika terealisasi, penambahan titik penerangan tersebut diharapkan dapat membuat fasilitas penerangan jalan di kawasan Bintan menjadi lebih merata, terutama pada ruas jalan utama maupun lokasi yang saat ini masih minim penerangan. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *