Bintan – Akses jalan dari Simpang Penaga, Kecamatan Teluk Bintan, menuju Simpang Lagoi, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, sepanjang kurang lebih 9 kilometer kini resmi dibuka untuk masyarakat umum. Pembukaan ruas jalan ini dilakukan lebih cepat dari jadwal berakhirnya kontrak pekerjaan dan menjadi bagian dari dukungan infrastruktur menyambut pelaksanaan Tour de Bintan 2026.
Kepala BP Kawasan Bintan, Farid Irfan Siddik, mengatakan akses jalan tersebut mulai dapat dilalui masyarakat pada 17 Agustus 2026. Jalan itu dapat digunakan oleh masyarakat umum dengan berbagai jenis kendaraan.
“Jadi preservasi jalan yang dilakukan oleh BP Kawasan Bintan mulai dari Simpang Penaga sampai dengan Simpang Lagoi sepanjang kurang lebih 9 kilometer. Pada tanggal 17 Agustus ini dinyatakan telah dibuka untuk umum,” ujar Farid Irfan Siddik, Senin (17/8/2026).
Menurut Farid, pekerjaan jalan tersebut sebenarnya masih memiliki batas waktu kontrak hingga 28 Agustus 2026. Namun, berdasarkan pertimbangan teknis serta kondisi cuaca yang mendukung, pekerjaan dapat diselesaikan lebih cepat sehingga akses jalan sudah bisa dimanfaatkan masyarakat.
Ia menyebut pembukaan jalan pada momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi kado tersendiri bagi masyarakat Bintan.
“Ini bisa menjadi kado kemerdekaan bagi masyarakat Bintan,” katanya.
Selain untuk mendukung mobilitas masyarakat, pembukaan jalan tersebut juga berkaitan dengan pelaksanaan Tour de Bintan 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 21 hingga 23 Agustus mendatang.
Bintan akan menjadi tuan rumah ajang balap sepeda tersebut yang diikuti peserta dari sekitar 40 negara. Sejumlah ruas jalan di kawasan tersebut nantinya menjadi bagian dari venue pelaksanaan kegiatan.
Farid berharap kesiapan infrastruktur jalan dapat memberikan kesan positif terhadap Bintan di mata peserta dan atlet dari berbagai negara.
“Kita berharap itu bisa menjadi semangat dan wajah Kabupaten Bintan di mata atlet dunia yang akan hadir nantinya,” ujarnya.
Pengerjaan Empat Segmen
Farid menjelaskan, sepanjang 2026 BP Kawasan Bintan mengerjakan peningkatan dan preservasi jalan di empat titik. Pekerjaan tersebut mencakup ruas dari Simpang Penaga hingga Simpang Lagoi yang terbagi dalam tiga segmen, serta preservasi menyeluruh pada sejumlah jalan yang menjadi aset BP Kawasan Bintan.
Secara keseluruhan, progres pengerjaan infrastruktur jalan tersebut telah mencapai sekitar 90 persen.
“Memang ada empat segmen dan menyentuh 90 persen angka penyelesaiannya,” kata Farid.
Ia menegaskan percepatan penyelesaian pekerjaan telah melalui sejumlah evaluasi dan pembahasan teknis. Tim BP Kawasan Bintan juga telah beberapa kali turun ke lapangan untuk memastikan pekerjaan dapat diselesaikan lebih cepat tanpa mengurangi kualitas maupun spesifikasi yang telah ditetapkan.
“Setelah turun ke lapangan beberapa kali dan berdiskusi, kemudian dihitung secara teknis dan bisa selesai dengan cepat sebelum waktu berakhir kontrak. Itu bisa dipertanggungjawabkan secara teknis dan tidak mengurangi kualitas maupun spek yang sudah tertuang dalam kerangka acuan kami,” tegasnya.
Dengan dibukanya akses tersebut, masyarakat kini dapat memanfaatkan jalur Simpang Penaga–Lagoi, sementara kesiapan infrastruktur diharapkan semakin menunjang kelancaran pelaksanaan Tour de Bintan 2026 sekaligus mendukung aktivitas pariwisata di kawasan Lagoi. (Tim)









