Tanjungpinang – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, resmi melantik sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri, Kamis (19/2/2026). Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat di Aula Wan Seri Beni, Dompak. Pelantikan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat tata kelola pemerintahan dan mengoptimalkan pelayanan publik.
Dalam perombakan kali ini, beberapa wajah lama menempati posisi baru. Di antaranya Andri Rizal yang kini menjabat Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan, serta Guntur Sakti yang dipercaya menakhodai Kepala Satpol PP dan Penanggulangan Kebakaran Kepri.
Gubernur Ansar Ahmad dalam sambutannya menegaskan bahwa pelantikan ini adalah hal yang lumrah untuk mendinamisasi organisasi dan pengembangan karier ASN. Namun, ia memberikan peringatan keras bahwa jabatan bukanlah hak yang bisa diminta.
“Jabatan bukanlah hak bagi saudara sekalian, melainkan kewajiban. Jalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya. Kami bersama Pak Wakil Gubernur akan terus mengevaluasi kinerja saudara dari waktu ke waktu,” tegas Ansar Ahmad.
Daftar Pejabat yang Dilantik:
Selain Andri Rizal dan Guntur Sakti, pejabat lain yang dilantik di antaranya:
-
Martin Luther Maromon: Staf Ahli Gubernur Bidang Sosial, Kesra, dan Pengembangan SDM.
-
M. Bisri: Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.
-
Herry Andrianto: Kepala Dinas Kebudayaan.
-
Ika Hasilah: Sekretaris DPRD.
-
Sudianto: Kepala Biro Kesra.
-
Agusman: Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah.
-
Endri Joko Satrio: Kepala Biro Umum.
-
Sentot Faisal: Kepala Badan Penghubung.
Ansar juga menitipkan pesan khusus agar para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak berjalan sendiri-sendiri. Ia menekankan bahwa Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) harus menjadi acuan tunggal dalam bekerja.
“Tidak ada kepala OPD yang berjalan sendiri-sendiri. RPJMD adalah kesepakatan bersama dengan DPRD melalui Perda. Itulah acuan utama dalam membangun Kepri,” tambahnya.
Di akhir prosesi, Gubernur berharap para pejabat baru segera melakukan konsolidasi di unit kerja masing-masing dan memberikan kontribusi nyata, terutama pada sektor yang bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat. (Red)






