Tanjungpinang – Perhelatan Kepulauan Riau Ramadhan Fair (KURMA) 2026 yang berlangsung di depan Gedung Dekranasda Kepri, Tanjungpinang, sukses mencuri perhatian warga. Sejak dibuka 2 Maret lalu, event ini bertransformasi menjadi pusat pelayanan publik terpadu sekaligus wadah edukasi ekonomi syariah bagi masyarakat Kepri.
Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Hasan, mengungkapkan bahwa KURMA 2026 dirancang untuk membawa pelayanan pemerintah lebih dekat dengan masyarakat di sela-sela ibadah Ramadan.
Layanan Publik Terpadu dalam Satu Lokasi
Pengunjung tidak hanya bisa menikmati aneka lomba seperti Berbalas Pantun dan Busana Muslim, tetapi juga bisa mengurus berbagai keperluan administratif. Tersedia layanan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), kepesertaan BPJS Kesehatan, pemeriksaan kesehatan gratis, layanan paspor/imigrasi, hingga pembayaran pajak kendaraan di Samsat keliling.
Bagi pelaku usaha, tersedia fasilitasi sertifikasi halal, sementara bagi warga yang ingin berkonsultasi mengenai haji dan zakat, perwakilan Kemenag dan Baznas turut siaga di lokasi.
“Jarang ada event yang bisa mengumpulkan layanan perbankan, pajak, kesehatan, sampai sertifikasi halal dalam satu tempat. Ini yang kami dorong agar masyarakat lebih mudah,” ujar Hasan, Rabu (4/3/2026).
Pasar Murah dan Literasi Keuangan
Salah satu titik paling ramai adalah pasar murah sembako yang diinisiasi Disperindag dan Dinas Ketahanan Pangan. Warga bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasar guna mengantisipasi lonjakan harga selama Ramadan.
Di sisi lain, kolaborasi dengan Bank Indonesia dan OJK Kepri memberikan akses literasi keuangan syariah melalui kehadiran berbagai bank nasional dan daerah di area pameran.
Capaian Program Asta Cita Kepri
Tak hanya bazar, KURMA 2026 juga menampilkan pameran foto progres program unggulan pemerintah. Beberapa capaian yang disoroti antara lain:
-
Makan Bergizi Gratis (MBG): Realisasi mencapai 79,32% menjangkau 506.076 penerima manfaat.
-
Sekolah Rakyat: Akses pendidikan gratis berasrama di Tanjungpinang, Natuna, dan Anambas.
-
Koperasi Desa Merah Putih: Telah terbentuk 407 unit di 419 desa/kelurahan se-Kepri.
-
Kesejahteraan Petani/Nelayan: Indeks Ketahanan Pangan naik menjadi 71,96% dengan Nilai Tukar Petani (NTP) mencapai 108,01%.
Road to FESyar 2026
Sebelumnya, Opening Ceremony KURMA 2026 telah digelar meriah di One Batam Mall pada 4 Maret 2026 oleh Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura. Agenda ini sekaligus menandai dimulainya rangkaian Road to FESyar di Provinsi Kepulauan Riau untuk mendorong pertumbuhan ekonomi syariah daerah. (Red)







