Libur Panjang Idul Adha 2026: Belasan Ribu Penumpang Padati Pelabuhan SBP Tanjungpinang, Batam Jadi Tujuan Utama

Tanjungpinang – Pergerakan penumpang di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang, baik domestik maupun internasional, mengalami tren kenaikan yang signifikan pada libur panjang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah / 2026 Masehi.

Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Tanjungpinang mencatat, belasan ribu penumpang telah memadati terminal keberangkatan dan kedatangan sejak awal pekan ini.

Kepala Kasubag Tata Usaha KSOP Tanjungpinang, Harry Priambodo, mengungkapkan bahwa berdasarkan data rekapitulasi mulai tanggal 25 Mei hingga 28 Mei 2026, total penumpang yang datang dan pergi melalui Pelabuhan SBP telah menembus angka 23.000 orang.

“Secara keseluruhan dari data yang diambil tanggal 25 Mei sampai dengan Kamis, 28 Mei, jumlah kapal yang tiba (pengkapalan) dari beberapa titik ke Tanjungpinang sebanyak 101 kapal dengan total 11.375 penumpang. Sementara jumlah kapal yang bertolak dari Tanjungpinang sebanyak 104 kapal dengan total 11.708 penumpang,” kata Harry saat ditemui di Kantor KSOP Tanjungpinang, Jumat siang (29/5/2026).

Baca Juga :  Ketuk Pintu Langit, Bupati Roby dan Ribuan Jemaah Gelar Salat Istisqa Memohon Hujan di Bintan

Harry menjelaskan, pergerakan penumpang didominasi oleh rute domestik ke beberapa wilayah di Kepulauan Riau (Kepri) dan jalur internasional. Untuk rute domestik, tujuan terbanyak adalah ke Pulau Batam, disusul Dumai, Dabo Singkep, dan Tarempa. Sedangkan untuk rute internasional didominasi tujuan Malaysia dan Singapura.

Didominasi Pekerja dan Penumpang Transit Bandara Hang Nadim

Menurut Harry, tingginya arus penumpang menuju Pulau Batam dipicu oleh faktor mobilitas pekerja lokal serta masyarakat yang memanfaatkan transportasi udara.

“Tujuan penumpang memang lebih banyak menuju ke Pulau Batam. Alasannya, karena sebagian besar dari mereka memilih pulang ke rumah setelah bekerja (di Tanjungpinang/Bintan), atau hendak pulang ke kampung halaman menggunakan pesawat melalui Bandara Internasional Hang Nadim Batam,” terangnya.

Baca Juga :  Tetap Digelar! Lokasi Baru Bazaar Ramadan UMKM Kota Tua Tanjungpinang Segera Diumumkan

Meskipun terjadi peningkatan arus penumpang, KSOP memastikan situasi di lapangan masih berjalan kondusif dan terkendali. Lonjakan yang terjadi saat ini dinilai belum melampaui kapasitas angkut maksimal dari armada kapal yang beroperasi.

“Dipastikan arus penumpang ini agak sedikit menaik namun tidak begitu tinggi, karena masih di bawah ambang batas kapasitas angkut dari jumlah kapal tersebut,” tambahnya.

Antisipasi Arus Balik dan Kesiapan Kapal Tambahan

Mengingat libur panjang kali ini berlangsung cukup lama, yakni dari tanggal 25 Mei hingga 1 Juni 2026, pihak KSOP memprediksi puncak kepadatan kedua atau arus balik akan terjadi pada awal bulan depan.

Baca Juga :  Sambut Ramadhan 1447 H, Ansar Ahmad dan Roby Kurniawan Kompak Serukan Persatuan di Kenduri Ruwahan Bintan

“Kemungkinan ada kenaikan lagi di tanggal 1 Juni nanti, saat orang-orang mulai kembali, baik yang kembali ke Tanjungpinang maupun yang kembali ke daerah asalnya masing-masing,” sebut Harry.

Untuk mengantisipasi terjadinya penumpukan penumpang pada puncak libur panjang tersebut, KSOP Tanjungpinang telah berkoordinasi dengan seluruh perusahaan pelayaran (agen kapal). Pihak operator siap menambah armada atau slot keberangkatan jika sewaktu-waktu terjadi lonjakan penumpang yang tidak terduga.

“Biasanya dari perusahaan pelayaran akan mengonfirmasi kepada kami. Jika nantinya ada lonjakan yang terlalu tinggi, pihak perusahaan akan langsung menambah slot untuk kapal. Sehingga kita pastikan tidak sampai terjadi penumpukan penumpang, baik di Tanjungpinang maupun di pelabuhan asal,” pungkasnya. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *