Geger Isu Begal di Lintas Barat Bintan, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan di Balik Video Viral

Bintan, Kepri, Peristiwa19 Dilihat

Bintan  – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bintan bergerak cepat mengusut beredarnya video viral di media sosial terkait dugaan aksi pembegalan di kawasan Jembatan 1 Lintas Barat, Kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan.

Setelah dilakukan penyelidikan mendalam oleh Unit Opsnal Satreskrim, pihak kepolisian memastikan bahwa narasi mencekam dalam video tersebut merupakan informasi bohong alias hoaks yang sengaja direkayasa.

Kronologi Penyelidikan Polisi

Isu pembegalan ini awalnya disebut-sebut terjadi pada Minggu malam (14/6/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Mengingat keresahan yang timbul di tengah masyarakat, polisi langsung melakukan pemetaan situasi, mengecek tempat kejadian perkara (TKP), hingga mendatangi RSUP Raja Ahmad Tabib untuk melacak keberadaan korban.

Baca Juga :  Sudah Berdamai tapi Tetap Dilaporkan, Puluhan Nelayan Desa Berakit Bintan Gelar Aksi Protes: Kami yang Dizolimi!

Penyelidikan kemudian mengarah ke sebuah rumah di Kampung Bugis, Jalan Abdul Rahman, Kota Tanjungpinang pada Senin (15/6/2026) siang. Di lokasi inilah polisi berhasil mengungkap tabir di balik video viral tersebut.

Hanya Rekayasa untuk Cari Perhatian Orang Tua

Dari hasil interogasi dan klarifikasi petugas, pemuda yang sebelumnya dinarasikan sebagai korban begal, M. Daffa Putra Abiziri (17), akhirnya mengakui bahwa seluruh cerita dalam video tersebut adalah karangannya sendiri.

“M. Daffa mengakui bahwa video yang beredar di media sosial merupakan rekayasa yang dibuatnya sendiri. Ia menyampaikan bahwa cerita mengenai aksi begal tersebut sengaja dibuat untuk menarik perhatian orang tuanya,” tulis Humas Polres Bintan dalam siaran pers resminya, Rabu (17/6/2026).

Baca Juga :  Kekurangan Bahan Baku, PT Bionesia Minta Regulasi Ekspor Kelapa Bulat demi Lindungi Pekerja Lokal

Polisi Buat Video Klarifikasi, Imbau Warga Bijak Medsos

Menyikapi hasil temuan tersebut, Satreskrim Polres Bintan menegaskan tidak ada tindak pidana pembegalan seperti yang digembar-gemborkan. Demi meredam kepanikan publik, kepolisian juga telah memfasilitasi pembuatan video klarifikasi resmi dari yang bersangkutan guna meluruskan informasi liar.

Polres Bintan mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar tidak mudah memercayai maupun menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Warga juga diminta segera melapor ke kantor polisi terdekat jika melihat atau mengalami tindakan kriminal, agar bisa segera ditangani secara cepat dan tepat. (Red)

Baca Juga :  Sinergi Pemko Batam dan Polri: Rusun Rumah Hoegeng Jadi Solusi Hunian Vertikal bagi Personel Polresta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *