Mini Zoo Kijang Makin Lengang, Warga Bintan Berharap Koleksi Satwa Diberbanyak Lagi

Bintan, Kepri, Peristiwa621 Dilihat

Bintan – Kondisi Taman Satwa Mini Zoo Kijang yang berlokasi di Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur, kini terlihat sepi dari aktivitas pengunjung. Suasana lengang ini tetap terjadi kendati pada akhir pekan maupun hari libur nasional.

Pantauan di lokasi, area taman rekreasi tersebut kini hanya dijaga oleh petugas kebersihan. Koleksi satwa yang tersisa pun sangat terbatas, didominasi jenis unggas seperti beberapa ekor burung merpati, ayam, bebek, serta beberapa ekor kelinci.

banner 728x90

Menyusutnya jumlah dan variasi koleksi hewan diduga menjadi alasan utama masyarakat enggan berkunjung. Padahal, kondisi kawasan taman cukup bersih dan pengunjung tidak dipungut biaya masuk alias gratis.

Baca Juga :  Momen Idul Fitri 1447 H: Bupati Bintan Buka Pintu Silahturahmi untuk Seluruh Lapisan Masyarakat

“Semenjak hewannya berkurang jadi jarang berkunjung kesana,”ujar Ratna di kawasan Kijang City Walk, Sabtu (18/07/2026) lalu.

Rasikan, Salah seorang warga lokal lainnya juga mengungkapkan harapannya agar pemerintah daerah kembali menambah jenis satwa di lokasi tersebut seperti masa-masa sebelumnya.

“Kami berharap agar hewan yang disediakan di Mini Zoo ini bisa lebih bervariasi lagi seperti dulu, yang sempat ada ular dan buaya. Kalau jenis hewannya bertambah, tentu bisa jadi sarana belajar dan edukasi yang menarik untuk anak-anak,” ujar Rasikan.

Baca Juga :  Jelang Lebaran 2026, Polres Bintan dan DKUPP Pastikan Pasokan Pangan di Bintan Timur Tercukupi

Terpisah, menanggapi keluhan dan aspirasi warga tersebut, Bupati Bintan Roby Kurniawan menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan untuk terus membenahi serta merenovasi fasilitas publik dan ruang terbuka hijau bagi masyarakat.

Roby menjelaskan bahwa kawasan Mini Zoo Kijang masuk dalam daftar prioritas pembenahan agar bisa kembali menjadi destinasi wisata yang nyaman dan edukatif.

“Pemkab Bintan merencanakan revitalisasi Mini Zoo Kijang. Saat ini kami tengah berkoordinasi secara intensif dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) terkait perizinan penangkaran dan pengadaan hewan di sana, hewan apa yang boleh dan hewan apa yang tidak boleh,” kata Roby Kurniawan kemarin, Rabu (22/07/2026)

Baca Juga :  Perkuat Riset Maritim, UMRAH Luncurkan 5 Pusat Studi dan Mangrove Center di Nexus Expo 2026

Bupati menambahkan, pembenahan Mini Zoo ini tidak hanya bertujuan untuk menghadirkan sarana wisata edukasi bagi anak-anak dan keluarga, tetapi juga diharapkan dapat memantik kembali perputaran ekonomi bagi para pelaku UMKM di sekitar kawasan Kijang Kota.

“tetapi untuk minizoo semangat kita terus menghidupkan, karena itu juga menjadi sarana hiburan untuk masyarakat,” pungkas roby. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *