Diduga Anak Main Korek Api, Rumah dan Warung di Pengudang Ludes Terbakar

Bintan, Kepri, Peristiwa410 Dilihat

Bintan – Sebuah rumah yang sekaligus digunakan sebagai warung sembako dan alat tulis kantor (ATK) di Jalan Sumpat, Kampung Sumpat, Desa Pengudang, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, terbakar pada Selasa (8/9/2026) pagi. Bangunan yang terbakar diketahui milik Ahmad Yani.

Kebakaran tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 08.10 WIB oleh Elsawati (30) kepada UPTD Damkar Tanjung Uban.

banner 728x90

Kepala UPTD Pemadam Kebakaran (Damkar) Tanjung Uban, Panyoadi, mengatakan api diduga berasal dari kasur di kamar anak. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari warga, kebakaran bermula ketika anak pemilik rumah bermain korek api di atas kasur.

“Menurut cerita dari warga, kebakaran terjadi karena adanya anak pemilik rumah bermain korek api di kasur, sehingga menyebabkan kebakaran rumah tersebut,” ujar Panyoadi usai proses pemadaman.

Baca Juga :  Imigrasi Tanjung Uban Gandeng Pelaku Usaha Lagoi, Perkuat Pengawasan Orang Asing Lewat APOA

Mendapat laporan tersebut, UPTD Damkar Tanjung Uban langsung mengerahkan armada dan personel menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.

Namun, jarak dari Tanjung Uban menuju Desa Pengudang yang cukup jauh membuat petugas membutuhkan waktu sekitar 45 menit untuk mencapai lokasi. Desa Pengudang sendiri masih masuk dalam wilayah kerja UPTD Damkar Tanjung Uban.

Setibanya di lokasi, petugas bersama unsur terkait langsung melakukan penanganan untuk memadamkan api dan mencegah kebakaran meluas ke bangunan maupun lingkungan sekitar.

Proses penanganan kebakaran melibatkan Regu 1 UPTD Damkar Tanjung Uban yang dipimpin Panyoadi, A.Md, bersama Danru Samsul dan sejumlah personel lainnya. Petugas juga mendapat bantuan dari personel tambahan.

Baca Juga :  Ratusan KK Terdampak Krisis Air di Kota Baru, Pemkab Bintan Salurkan 33 Ton Air Bersih Gratis

Selain Damkar, penanganan di lokasi turut melibatkan BPBD Kabupaten Bintan, Dinas Sosial Kabupaten Bintan, Kecamatan Teluk Sebong, perangkat Desa Pengudang, PLN ULP Kawal, Polsek Bintan Utara, Lantas Polsek Bintan Utara, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Security PT BMW Lagoi serta masyarakat.

Kebakaran berhasil ditangani dan seluruh proses pemadaman dinyatakan selesai sekitar pukul 11.50 WIB.

Berdasarkan pendataan sementara, bangunan tersebut dihuni oleh dua kepala keluarga dengan enam jiwa, ditambah satu jiwa yang belum tercatat dalam kartu keluarga.

Selain sebagai tempat tinggal, rumah tersebut juga digunakan sebagai tempat usaha warung sembako dan ATK. Sementara itu, total kerugian akibat kebakaran masih dalam proses perhitungan.

Baca Juga :  Masjid Al Munawwaroh Terima Bantuan CSR Rp50 Juta, Bupati Roby: Manfaatkan untuk Kenyamanan Jemaah

Panyoadi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap sumber api, khususnya ketika anak-anak berada di sekitar benda atau bahan yang mudah terbakar.

Ia juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila terjadi kebakaran sehingga petugas dapat bergerak secepat mungkin.

“Himbauan saya untuk warga, selalu berhati-hati dan berupaya selalu melaporkan kejadian ketika terjadi kebakaran,” ujar Panyoadi.

Kebakaran tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak membiarkan anak-anak bermain dengan korek api maupun benda lain yang dapat memicu api, terutama di dalam rumah. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *