Bintan — Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Bintan melalui puskesmas terus menjangkau masyarakat. Hingga Agustus 2026, sebanyak 63.540 jiwa telah mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis tersebut.
Wakil Bupati Bintan, Deby Maryanti, mengatakan Pemkab Bintan berkomitmen mendukung pelaksanaan program CKG sebagai salah satu upaya meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat.
Menurutnya, pemeriksaan kesehatan secara gratis memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama untuk mengetahui kondisi kesehatan sejak dini.
“Program Cek Kesehatan Gratis melalui Puskesmas ini, hingga kini terbukti telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat banyak,” ujar Deby Maryanti usai menghadiri Kunjungan Kerja Wakil Menteri Kesehatan RI dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR bersama istrinya, Linda Octavianus Taroreh, di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Tanjungpinang, Jumat (11/9/2026).
Deby menilai pemeriksaan kesehatan secara rutin penting dilakukan untuk mendeteksi kondisi kesehatan lebih awal. Dengan demikian, apabila ditemukan faktor risiko maupun penyakit tertentu, penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.
Berdasarkan data kunjungan di sejumlah puskesmas di Bintan, Puskesmas Tanjung Uban menjadi fasilitas kesehatan dengan jumlah warga yang diperiksa atau dilayani paling banyak, yakni mencapai 10.121 jiwa hingga Agustus 2026.
Jumlah tersebut disusul Puskesmas Kawal sebanyak 8.619 jiwa, Puskesmas Sei Lekop 7.998 jiwa, Puskesmas Kijang 6.456 jiwa, dan Puskesmas Teluk Sasah 5.861 jiwa.
Sementara itu, Puskesmas Toapaya mencatat 4.902 jiwa dan Puskesmas Teluk Sebong sebanyak 3.883 jiwa. Peserta lainnya tersebar di Puskesmas Numbing, Kelong, Mantang, Kuala Sempang, Tambelan, Teluk Bintan, Sri Bintan, dan Berakit.
Deby berharap program CKG tidak hanya menjadi sarana pemeriksaan kesehatan, tetapi juga bagian dari langkah preventif dalam mengendalikan penyakit di tengah masyarakat.
“Kita harapkan pemeriksaan CKG (Cek Kesehatan Gratis) ini juga sebagai langkah-langkah preventif dalam pengendalian penyakit, agar masyarakat kita tetap sehat,” tutupnya. (Red)







