20 Bakal Calon Kades di Bintan Ikuti Simulasi CAT, Nilai Tes Berbobot 60 Persen

Bintan, Kepri, Peristiwa70 Dilihat

 

Bintan – Sebanyak 20 bakal calon kepala desa (cakades) di Kabupaten Bintan mengikuti sosialisasi dan simulasi Computer Assisted Test (CAT) sebagai persiapan menghadapi seleksi tambahan pemilihan kepala desa. Tes ini menjadi salah satu tahapan penentuan lima calon yang berhak melanjutkan proses pemilihan di masing-masing desa.

banner 728x90

Kegiatan pembekalan berlangsung di Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bintan, Selasa (20/10/2026). Para peserta berasal dari tiga desa, yakni Desa Sebung Lagoi sebanyak delapan orang, Desa Bintan Buyu enam orang, dan Desa Teluk Sasah enam orang.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Bintan, Firmansyah, mengatakan seleksi tambahan dilaksanakan karena jumlah bakal calon di ketiga desa tersebut melebihi batas maksimal lima calon.

Menurutnya, pembekalan diberikan agar seluruh peserta memahami mekanisme seleksi dan memiliki kesempatan yang sama dalam mengikuti setiap tahapan.

“Tadi kegiatan pembekalan kepada bakal calon yang berdasarkan penetapan bakal calonnya lebih dari lima orang. Sesuai ketentuan, bakal calon itu hanya lima. Kalau lebih dari lima, perlu dilakukan seleksi tambahan,” ujar Firmansyah.

Baca Juga :  Pastikan Aspirasi Aman, Polres Bintan Fasilitasi Mediasi Nelayan Pesisir dengan Pemprov Kepri

Ia menjelaskan, sosialisasi tidak hanya membahas tata tertib dan mekanisme ujian, tetapi juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengenal sistem CAT yang akan digunakan dalam seleksi.

Pembekalan dilanjutkan dengan simulasi atau try out penggunaan komputer. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi peserta yang belum terbiasa mengikuti ujian berbasis digital.

“Kita berharap bakal calon kepala desa juga harus melek digital. Hari ini semuanya sudah digital. Karena itu, kami memberikan simulasi menggunakan komputer agar mereka mengetahui seperti apa pelaksanaan CAT nanti,” katanya.

Nilai CAT Paling Besar

Firmansyah menjelaskan, seleksi tambahan bakal calon kepala desa terdiri atas tiga komponen penilaian, yakni administrasi pengalaman di lembaga pemerintahan, tes wawancara, dan tes tertulis menggunakan CAT.

Bobot penilaian administrasi pengalaman di lembaga pemerintahan ditetapkan sebesar 15 persen, tes wawancara 25 persen, dan tes CAT sebesar 60 persen.

Baca Juga :  11 Tahun Konsisten, Warga Taman Surya Indah Bintan Gelar Upacara HUT ke-81 RI

Nilai dari setiap komponen akan dikalikan dengan bobot masing-masing, kemudian dijumlahkan untuk menentukan peringkat peserta.

Hasil akhir tersebut digunakan untuk menetapkan lima bakal calon dengan nilai tertinggi yang berhak melanjutkan ke tahapan pemilihan kepala desa.

Jika terdapat peserta dengan nilai akhir yang sama pada batas peringkat kelima dan keenam, panitia akan menggunakan kriteria tambahan untuk menentukan peringkat. Di antaranya usia, lamanya pengalaman di lembaga pemerintahan, serta tingkat pendidikan dengan ketentuan minimal SMP atau sederajat.

Antisipasi Gangguan Listrik dan Internet

Untuk mendukung kelancaran ujian CAT, Dinas PMD Kabupaten Bintan telah menyurati PLN agar tidak terjadi pemadaman listrik pada jadwal pelaksanaan tes.

Selain itu, panitia menyiapkan genset beserta bahan bakar sebagai langkah antisipasi jika terjadi gangguan pasokan listrik.

Sebanyak 25 unit laptop juga disiapkan, dengan lima unit di antaranya digunakan sebagai perangkat cadangan apabila terjadi kendala teknis. Dukungan jaringan internet turut disiapkan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bintan.

Baca Juga :  Panen Perdana Tembus 2 Ton! BUMDes Gemilang Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Budidaya Ubi Madu

Tes seleksi tambahan dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 22 Oktober 2026, dengan rangkaian penilaian yang mencakup ujian CAT dan wawancara sesuai jadwal panitia.

Peserta Siapkan Diri Hadapi CAT

Salah seorang bakal calon kepala desa dari Desa Sebung Lagoi, Jefri, mengatakan para peserta telah mengikuti sosialisasi dan simulasi untuk memahami sistem serta teknis pelaksanaan ujian.

Menurutnya, pembekalan tersebut membantu peserta memperoleh gambaran mengenai mekanisme ujian yang akan dihadapi.

“Alhamdulillah, tadi sudah mengikuti rangkaian simulasi CAT. Apa yang menjadi kisi-kisinya tentu akan kami pelajari lebih mendalam, supaya nanti dalam tes CAT bisa mendapatkan poin yang maksimal,” ujar Jefri.

Ia berharap persiapan yang telah dilakukan dapat membantu dirinya dan peserta lain menghadapi seleksi tambahan dengan lebih baik.

Melalui seleksi tersebut, Pemerintah Kabupaten Bintan berharap proses penetapan calon kepala desa dapat berlangsung sesuai ketentuan, dengan mekanisme penilaian yang terukur dan kesempatan yang setara bagi seluruh peserta. (Tim)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *