Pasokan Gas Kepri Diklaim Aman, Pemprov Antisipasi Kebutuhan Nataru

Batam, Kepri, Peristiwa154 Dilihat

Batam  – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) memperkuat pemantauan ketersediaan energi dan kebutuhan pokok menjelang Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru). Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi kelangkaan di tengah kemungkinan meningkatnya kebutuhan masyarakat pada akhir tahun.

Upaya tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura bersama PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Area Batam di Ruang Rapat Lantai 5 Graha Kepri, Kota Batam, Rabu (21/10/2026).

banner 728x90

Dalam pertemuan itu, pasokan gas di Kepulauan Riau dilaporkan berada dalam kategori aman menjelang Nataru. Meski demikian, pemerintah daerah meminta pemantauan terus dilakukan agar ketersediaan dan distribusi energi tetap terjaga.

Baca Juga :  Ahmad Kriswantoro, Putra Bintan, Raih Juara Sayembara Logo HUT Kepri

Nyanyang meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait memantau kondisi pasokan gas, bahan bakar minyak (BBM), dan bahan pangan secara berkala. Koordinasi lintas sektor dinilai penting untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi selama periode libur akhir tahun.

“Kepada seluruh dinas terkait, diharapkan dapat memantau secara aktual ketersediaan gas, BBM, dan bahan pangan demi menghindari terjadinya kelangkaan, sehingga masyarakat dapat menyambut Natal dan Tahun Baru dengan tenang,” ujar Nyanyang.

Ia menegaskan, kesiapan pasokan energi dan kebutuhan pokok harus menjadi perhatian bersama. Pemerintah daerah bersama pihak terkait juga perlu memastikan distribusi berjalan lancar agar peningkatan permintaan tidak mengganggu pemenuhan kebutuhan masyarakat.

Baca Juga :  Safari Ramadan di Karimun, Gubernur Ansar Ungkap Target Kepri Terang 100 Persen Listrik 24 Jam

Pemprov Kepri Dorong Pengembangan Sumber Gas Baru

Selain memastikan kesiapan pasokan menjelang Nataru, Nyanyang menyoroti pentingnya pengembangan sumber gas baru di Kepulauan Riau untuk memperkuat kemandirian energi daerah.

Menurutnya, sumber gas baru diharapkan dapat segera beroperasi guna mendukung kebutuhan pembangkit listrik dan aktivitas ekonomi di Kepri.

“Kita harapkan beberapa sumber gas baru yang ditujukan untuk memperkuat daya listrik dan kebutuhan energi di Kepri dapat segera beroperasi, sehingga kebutuhan gas di Kepri dapat dipenuhi secara mandiri tanpa harus bergantung pada pasokan dari luar Kepri,” katanya.

Baca Juga :  Gubernur Ansar Dorong Produk Warga Binaan Lapas Tanjungpinang Masuk Dekranasda Kepri

Nyanyang berharap koordinasi antara Pemprov Kepri dan PGN terus diperkuat, baik untuk menjaga keandalan pasokan gas yang tersedia saat ini maupun mendukung pengembangan sumber energi baru.

Dengan langkah tersebut, pemerintah daerah berharap kebutuhan energi masyarakat dan sektor usaha di Kepulauan Riau dapat terpenuhi secara berkelanjutan.

Rapat koordinasi itu turut dihadiri Asisten II Setda Provinsi Kepri Luki Zaiman Prawira, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kepri, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kepri, Kepala Biro Perekonomian dan Pembangunan Setda Kepri, serta Kepala PGN Area Batam Wendi Purwanto beserta jajaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *