Gubernur Ansar Bertekad Pertahankan Predikat Paripurna RSUD Raja Ahmad Tabib

Kepri, Tanjungpinang70 Dilihat

Tanjungpinang – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau berkomitmen mempertahankan predikat paripurna yang saat ini disandang RSUD Raja Ahmad Tabib (RAT) Tanjungpinang.

Komitmen tersebut ditegaskan Gubernur Kepri Ansar Ahmad usai mengikuti wawancara dalam rangka Survei Akreditasi Rumah Sakit oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) di RSUD Raja Ahmad Tabib, Tanjungpinang, Selasa (8/9/2026).

banner 728x90

Dalam proses akreditasi tersebut, Ansar menjadi salah satu pihak yang diwawancarai tiga surveior KARS. Wawancara kepala daerah menjadi bagian dari penilaian untuk melihat komitmen pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan mutu pelayanan, keselamatan pasien, regulasi, pembiayaan hingga pengembangan sumber daya manusia kesehatan.

Ansar mengatakan RSUD Raja Ahmad Tabib saat ini telah berstatus paripurna. Namun, ia mengakui sistem penilaian akreditasi rumah sakit semakin ketat sehingga mempertahankan predikat tersebut bukan perkara mudah.

Baca Juga :  Pendapatan dan Belanja Kepri Naik, Pemprov-DPRD Sepakati Perubahan APBD 2026

“Sistem penilaiannya sekarang jauh lebih berat. Kemungkinan akan tereduksi banyak sekali rumah sakit dari status-status saat ini. Kita berusaha semaksimal mungkin memberikan penjelasan terhadap apa-apa yang kita lakukan secara realita, yang mudah-mudahan kita tetap paripurna,” ujar Ansar.

Menurut Ansar, peningkatan kualitas RSUD RAT tidak cukup hanya dilakukan melalui pelayanan. Pembenahan infrastruktur juga menjadi bagian penting untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Pemprov Kepri saat ini tengah melakukan revitalisasi rumah sakit serta mempersiapkan pembangunan gedung poliklinik baru.

“Kita memang tidak bisa mempertahankan rumah sakit kita dengan kondisi seperti ini,” tegasnya.

Ansar juga meminta manajemen RSUD RAT melakukan pengawasan secara ketat terhadap pekerjaan pembangunan yang sedang berlangsung. Ia menekankan agar investasi pemerintah yang cukup besar dapat menghasilkan pembangunan berkualitas dan memberikan dampak nyata terhadap pelayanan kesehatan masyarakat.

Baca Juga :  Ukir Sejarah, Misni Resmi Dilantik Gubernur Ansar Sebagai Sekda Perempuan Pertama di Kepulauan Riau

“Saya tadi minta supaya pihak rumah sakit betul-betul mengawasi kontraktor yang bekerja di sini dan laporkan apa-apa supaya mereka bekerja maksimal. Uangnya tidak kecil, tidak sedikit, hasilnya mesti maksimal,” ujarnya.

Selain revitalisasi gedung, Pemprov Kepri juga menyiapkan penambahan lahan parkir di bagian belakang rumah sakit. Lahan seluas sekitar satu hektare tersebut akan diproses untuk pengadaan atau pembebasan.

“Mudah-mudahan di akhir tahun depan, semua rumah sakit kita sudah berubah,” kata Ansar.

Gubernur juga menyoroti meningkatnya jumlah pasien yang mendapatkan pelayanan di RSUD Raja Ahmad Tabib. Menurutnya, peningkatan jumlah pasien perlu dilihat secara lebih mendalam, apakah menunjukkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit milik pemerintah provinsi atau justru karena meningkatnya angka kesakitan.

Baca Juga :  Kabar Gembira! RSUD RAT Segera Tambah Dokter Spesialis, Layanan Kanker Kini Bisa Diakses Setiap Hari

Jika peningkatan pasien disebabkan meningkatnya angka kesakitan masyarakat, Ansar menilai pemerintah perlu memperkuat program promotif dan preventif melalui promosi kesehatan.

Di sisi lain, Pemprov Kepri juga terus mempersiapkan kebutuhan tenaga kesehatan. Para dokter yang saat ini sedang menempuh pendidikan diharapkan dapat kembali ke Kepri dan memperkuat kebutuhan tenaga medis, termasuk dokter spesialis dan subspesialis.

“Dokter-dokter yang kita sekolahkan nanti empat tahun lagi sudah kembali. Semua dokter yang kita butuhkan, baik spesialis maupun subspesialis, mudah-mudahan tersedia cukup nanti,” ujarnya.

Melalui proses akreditasi dan berbagai pembenahan tersebut, Pemprov Kepri berharap RSUD Raja Ahmad Tabib mampu mempertahankan predikat paripurna sekaligus berkembang menjadi rumah sakit yang semakin modern, aman dan berkualitas dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *