Lima Hari Hilang, Jenazah ABK KM Kawal Jaya 9 Ditemukan Mengapung di Perairan Pulau Nikoi

Bintan, Kepri, Peristiwa114 Dilihat

Bintan – Setelah lima hari dinyatakan hilang akibat kecelakaan laut, Dinar (51), ABK KM Kawal Jaya 9, akhirnya ditemukan di perairan Pulau Nikoi, Desa Teluk Bakau, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, Kamis (5/11/2026) pagi.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh seorang nelayan yang baru pulang melaut. Saat ditemukan sekitar pukul 05.50 WIB, jenazah berada dalam keadaan mengapung di perairan tersebut.

banner 728x90

Babinsa Desa Teluk Bakau, Koptu Ventri Putra, mengatakan pihaknya menerima laporan dari Ketua RT 02/RW 01, Neni Lovita, mengenai penemuan jenazah tersebut.

“Jam 05.50 WIB saya ditelepon oleh RT 02/RW 01, Ibu Neni Lovita. Beliau melaporkan ada nelayan yang baru pulang melaut menemukan sesosok jenazah tengah mengapung di perairan Pulau Nikoy,” ujar Ventri.

Baca Juga :  Pelepasan Mudik KM Kelud: Gubernur Ansar Pastikan 3.500 Penumpang Nyaman Menuju Belawan

Mendapat laporan tersebut, Ventri bersama Babinsa Kawal, Sertu Ronal Hengki Saputra langsung menuju lokasi untuk membantu proses evakuasi bersama tim gabungan.

Proses evakuasi melibatkan unsur TNI AD, TNI AL, Polsek Gunung Kijang, Basarnas, serta petugas Puskesmas Kawal.

Gigi dan Pakaian Dalam jadi Penanda Korban

Menurut Ventri, kondisi jenazah saat ditemukan sudah sulit dikenali karena bagian kulit wajah korban telah hilang.

Identitas korban kemudian dipastikan oleh pihak keluarga melalui ciri-ciri fisik yang masih dapat dikenali, yakni kondisi gigi dan pakaian dalam yang dikenakan korban.

Baca Juga :  Selewengkan Solar Subsidi untuk Dijual hingga Rp12 Ribu, Pria di Bintan Diciduk Polisi

“Keluarga mengenali dari giginya yang memang sudah hilang satu dan celana dalam yang dikenakan. Dari dua ciri itu, keluarga memastikan bahwa jenazah tersebut adalah anggota keluarga mereka,” jelasnya.

Korban diketahui bernama Dinar, kelahiran Simpang Kiri, 7 Januari 1975. Ia merupakan warga Kampung Sei Kelubi, Jalan Pantai Trikora, Kabupaten Bintan.

Sebelumnya, kecelakaan laut yang melibatkan KM Kawal Jaya 9 terjadi pada Jumat (30/10/2026) di perairan utara Pulau Bintan.

Dalam insiden tersebut, sebanyak 13 orang ABK berhasil selamat, sementara Dinar dilaporkan hilang. Tim SAR gabungan sempat melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian, tetapi korban belum berhasil ditemukan.

Baca Juga :  Lawan Hoaks, Diskominfo Kepri Ajak AMSI Jadi Penjernih Informasi di Era Viral

Setelah ditemukan, jenazah dievakuasi sekitar pukul 06.10 WIB dan dibawa ke Puskesmas Kawal untuk proses pendataan serta pengurusan administrasi kematian.

Ventri mengatakan, jenazah selanjutnya telah dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada keluarga. Namun, hingga berita ini dinaikkan, korban belum dimakamkan.

“Alhamdulillah, proses evakuasi berjalan lancar. Saat ini jenazah sudah dibawa ke rumah duka, tetapi belum dimakamkan,” tutup Ventri.

Dengan ditemukannya Dinar, pencarian terhadap satu ABK KM Kawal Jaya 9 yang sebelumnya dinyatakan hilang resmi berakhir. (dh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *