Strategi Wabup Bintan Deby Maryanti Wujudkan Birokrasi Profesional dan Adaptif

Bintan, Headline, Kepri202 Dilihat

Bintan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan menegaskan komitmennya dalam mentransformasi tata kelola kepegawaian melalui penguatan sistem merit. Hal ini ditandai dengan kehadiran Wakil Bupati Bintan, Deby Maryanti, dalam acara penandatanganan komitmen bersama Pembangunan dan Penerapan Manajemen Talenta ASN di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Senin (12/1/2026).

Kegiatan strategis yang diinisiasi oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) ini melibatkan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dan Provinsi Riau. Penandatanganan dilakukan langsung oleh para kepala daerah bersama Kepala BKN RI, Zudan Arif Fakrulloh, serta disaksikan oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan Gubernur Riau SF Hariyanto.

Baca Juga :  Imigrasi Tanjung Uban Gandeng RT/RW Perkuat Pengawasan WNA di Tanjung Uban Selatan

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Deby Maryanti yang didampingi Sekda Bintan Ronny Kartika menyatakan bahwa manajemen talenta adalah pilar utama dalam menciptakan birokrasi yang profesional.

“Pengelolaan ASN berbasis sistem merit akan jauh lebih objektif dan terukur. Ini adalah instrumen penting untuk melahirkan aparatur yang kompeten sebagai penggerak utama pembangunan di Kabupaten Bintan,” ujar Deby Maryanti.

Lebih lanjut, Deby mengungkapkan bahwa Pemkab Bintan telah bergerak cepat memulai langkah ini. Pada 22 November 2025 lalu, sebanyak 500 ASN di lingkungan Pemkab Bintan—mulai dari Kepala Dinas, Camat, hingga Lurah—telah menjalani tes profiling.

Langkah ini bertujuan agar penempatan pejabat di masa depan tidak lagi berdasarkan subjektivitas, melainkan murni berdasarkan kelayakan dan rekam jejak kompetensi.

Baca Juga :  Ikuti 10 Cabor, Pemkab Bintan Matangkan Persiapan Atlet Menuju POPDA Kepri 2026 di Karimun

“Di era yang serba cepat, kita butuh kader-kader terbaik yang mampu mengeksekusi program pemerintah secara optimal. Birokrasi harus adaptif dan efektif demi mewujudkan visi dan misi daerah,” tambahnya.

Melalui sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten, diharapkan sistem manajemen talenta ini dapat segera terintegrasi secara penuh. Langkah ini diyakini mampu meningkatkan daya saing daerah serta memberikan pelayanan publik yang jauh lebih prima bagi seluruh masyarakat Bintan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *