Dongkrak Ekonomi Pesisir, Bintan Usulkan 27 Titik Kampung Nelayan Merah Putih

Bintan, Kepri, Peristiwa417 Dilihat

Bintan – Pemerintah Kabupaten Bintan bergerak cepat menggali dan memaksimalkan potensi pesisir dengan menambah usulan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) kepada Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Total usulan kini bertambah signifikan dari yang semula 17 titik menjadi 27 titik.

Hal tersebut dipaparkan langsung oleh Bupati Bintan, Roby Kurniawan, dalam Rapat Koordinasi Pemenuhan Kelengkapan Persyaratan dan Pemantapan Data Usulan Pembangunan KNMP bersama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau yang digelar secara daring, Senin (18/05).

banner 728x90

“Dapat kami sampaikan, awalnya Pemkab Bintan mengusulkan 17 titik KNMP. Dari jumlah tersebut, 12 titik sudah disurvei dan saat ini kami sedang menunggu rekomendasi pemanfaatan lahan laut dari DLH Provinsi Kepri. Hari ini, kami izin mengusulkan tambahan 10 titik baru lagi, termasuk untuk mengakomodir wilayah strategis di Tambelan,” ungkap Roby saat mengikuti Zoom Meeting dari Ruang Rapat Bapperida Bintan.

Baca Juga :  Kenduri dan Festival Durian Bintan 2026, Lestarikan Tradisi Ratusan Tahun dan Dorong Durian Daun Jadi Ikon Wisata

Langkah progresif jajaran Pemkab Bintan ini langsung disambut antusias oleh Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, yang memimpin jalannya rapat koordinasi tersebut. Gubernur Ansar meminta seluruh Pemerintah Daerah di tingkat Kabupaten/Kota untuk terus menyisir dan menggali potensi wilayah pesisir masing-masing yang masih memungkinkan untuk diusulkan ke pusat.

Bupati Roby optimistis, realisasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih ini akan menjadi stimulus besar dalam mendongkrak roda perekonomian sekaligus taraf hidup masyarakat pesisir di Bintan. Hal ini dikarenakan program KNMP akan diintegrasikan dengan penyediaan sarana dan prasarana penunjang yang sangat lengkap. Mulai dari pembangunan dermaga, pabrik es (ice-flake machine), SPBU khusus nelayan, pelataran bongkar muat hasil tangkap, perbengkelan reparasi kapal, hingga bantuan armada kapal baru dari pemerintah.

Baca Juga :  Bupati Roby Tantang Mahasiswa STAIN SAR Jadi 'Mesin Perubahan' untuk Pembangunan Bintan

Di sisi teknis, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bintan, Fachrimsyah, menjelaskan dari 17 titik usulan awal, sebanyak 12 titik telah disurvei lapangan dan 8 titik di antaranya sudah dinyatakan tervalidasi.

“Selanjutnya akan dilakukan survei ulang untuk 3 titik lama. Sementara untuk 10 titik baru yang kami usulkan, sebagian besar berada di Tambelan. Ada juga wilayah Pengudang yang kami usulkan kembali karena memerlukan koordinasi lintas sektor terkait status lahan HGU,” urai Fachrim.

Fachrim juga menegaskan bahwa pendataan tidak akan berhenti di sini. Jajarannya terus melengkapi persyaratan administrasi untuk titik-titik potensial lainnya di penjuru Bintan, sehingga kuota usulan KNMP masih sangat mungkin untuk bertambah kembali.

Baca Juga :  Menteri KKP dan Gubernur Ansar Resmikan Pabrik Baru PT BIG di Bintan, Dorong Hilirisasi Perikanan Kepri

Langkah masif ini dinilai sangat beralasan. Kabupaten Bintan memang dikenal memiliki potensi sumber daya kelautan dan perikanan yang luar biasa di Indonesia. Bahkan, komoditas sektor perikanan hasil tangkap nelayan Bintan selama ini telah sukses menembus pasar ekspor internasional, mulai dari kawasan Asia hingga daratan Eropa. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *