Bintan – Puluhan personel Polres Bintan diturunkan untuk mengawal jalannya musyawarah antara jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), dan masyarakat nelayan di Desa Numbing, Kecamatan Bintan Pesisir, Selasa (19/5/2026).
Pertemuan yang digelar di Aula Serbaguna Kantor Desa Numbing ini dilaksanakan guna menindaklanjuti dan membahas isu-isu krusial terkait rencana sedimentasi pasir laut di wilayah perairan Desa Numbing.
Untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Polres Bintan menyiagakan sebanyak 41 personel gabungan. Pengamanan dilakukan secara ketat, baik melalui pengamanan terbuka maupun tertutup di sekitar lokasi acara.
Kapolres Bintan melalui jajarannya menegaskan bahwa kehadiran pihak kepolisian di tengah forum ini murni bertujuan untuk memberikan rasa aman serta memastikan seluruh elemen masyarakat dapat menyampaikan aspirasi mereka dengan tertib dan kondusif.
Fakta di lapangan menunjukkan forum tersebut dihadiri langsung oleh jajaran pemerintah daerah, unsur instansi terkait, tokoh masyarakat, serta ratusan nelayan tempatan yang memanfaatkan ruang musyawarah ini untuk menyampaikan berbagai masukan dan aspirasi mereka secara langsung.
Polres Bintan menyatakan komitmennya untuk terus mengawal dan menjaga stabilitas keamanan dalam setiap agenda publik, terutama kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat luas dan penyampaian aspirasi.
Hingga forum musyawarah tersebut berakhir dan seluruh peserta membubarkan diri, situasi di kawasan Desa Numbing dilaporkan tetap dalam keadaan aman, tertib, dan sepenuhnya terkendali. (*)







