Batam – Wajah Kota Batam dipastikan akan semakin cantik dan tertata. Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, resmi menerbitkan Surat Edaran Nomor 14 Tahun 2026 tentang Gerakan Masyarakat (Gema) Batam Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI).
Kebijakan ini bukan sekadar imbauan biasa, melainkan instruksi khusus bagi seluruh elemen di Kota Batam untuk menghidupkan kembali budaya gotong royong secara terjadwal.
Dalam surat edaran tersebut, Amsakar meminta seluruh instansi pemerintah, TNI/Polri, perbankan, perusahaan, hingga sekolah-sekolah untuk mengerahkan pegawainya serta siswa melaksanakan gotong royong rutin.
“Kegiatan ini dilaksanakan setiap Selasa dan Jumat sebelum memulai aktivitas kerja maupun kegiatan belajar mengajar. Kami ingin membangun kesadaran kolektif agar Batam benar-benar menjadi kota yang nyaman,” ujar Amsakar Achmad, Jumat (27/2/2026).
Langkah strategis ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia dalam Rakornas Gerakan Indonesia ASRI, serta hasil kesepakatan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam.
Amsakar menekankan bahwa kebersihan lingkungan bukan hanya soal estetika, tetapi juga menjadi modal utama dalam menarik minat investasi dan wisatawan ke Batam.
“Jika dilakukan bersama dan konsisten, dampaknya akan besar. Lingkungan yang bersih mendukung iklim investasi dan pariwisata kita,” tambahnya.
Gerakan Gema Batam ASRI ini mengajak partisipasi aktif mulai dari perangkat daerah, pimpinan instansi vertikal, camat, lurah, pelaku usaha, hingga kepala sekolah se-Kota Batam. Pemko Batam optimistis, dengan sinergi ini, Batam akan semakin berdaya saing sebagai kota hunian yang layak dan tujuan investasi dunia.













