Bintan – Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUPP) Kabupaten Bintan memastikan distribusi gas elpiji ukuran 3 kg atau “gas melon” untuk wilayah Bintan tetap stabil jelang hari raya Idulfitri 1447 H.
Kepala Bidang Perdagangan DKUPP Bintan, Setia Kurniawan, mengungkapkan bahwa pasokan gas untuk seluruh wilayah Kabupaten Bintan saat ini disuplai langsung dari SPBE Tanjung Uban dengan total 14 Loading Order (LO) secara rutin.
“Setiap LO berisi 560 tabung yang dibagi ke empat agen resmi, yakni Agen PT MCAM (Mitra Cipta Abadi Mulia) di Tanjung Uban,PT BGJS (Bintan Gas Jaya Sakti) di KM 16, PT Karisma Petro Gemilang, dan PT Kibar Jaya Perkasa,” jelas Setia Kurniawan saat meninjau ketersediaan bahan pokok di Tanjung Uban, Kamis (5/3/2026).
Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan saat Lebaran, DKUPP Bintan telah berkoordinasi dengan SPBE dan berencana menyurati Pertamina jika diperlukan penambahan kuota fakultatif.
Terkait harga, Setia menyebutkan Harga Eceran Tertinggi (HET) di Tanjung Uban masih berada di angka Rp17.000, sementara untuk wilayah di luar Tanjung Uban dipatok sebesar Rp18.000 per tabung.
“Sementara untuk Pulau Tambelan kebutuhan gas 3 kg di suplai oleh agen PT BGJS dan PT MCAN dengan HET Rp 32.000,” pungkas Setia Kurniawan. (Red)







