Batam – Kota Batam kembali mengukuhkan posisinya sebagai lokomotif ekonomi di Kepulauan Riau. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Amsakar Achmad, ekonomi Batam sepanjang tahun 2025 tercatat tumbuh impresif sebesar 6,76 persen, naik dari capaian tahun sebelumnya yang berada di angka 6,69 persen.
Angka ini tergolong luar biasa karena jauh melampaui pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepri (5,94 persen) dan pertumbuhan nasional yang berada di angka 5,04 persen.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Batam menyumbang lebih dari 60 persen terhadap total Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Kepulauan Riau. Nilai PDRB Batam pada 2025 tercatat sebesar Rp253,63 triliun dengan pendapatan per kapita mencapai Rp195,56 juta.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa angka-angka ini mencerminkan tingginya kepercayaan investor dan bergeraknya sektor riil di tengah masyarakat.
“Pertumbuhan 6,76 persen ini bukan sekadar angka, tetapi bukti Batam adalah tujuan investasi yang sangat kompetitif. Sinergi antara pemerintah dan dunia usaha berjalan sangat baik,” ujar Amsakar dikutip dari media center Pemko Batam, Rabu (4/3/2026).
Sektor Properti dan Investasi Melejit
Pertumbuhan Batam didorong kuat oleh sektor investasi (PMTB) yang tumbuh 9,53 persen. Menariknya, sektor Real Estate atau properti menjadi juara dengan pertumbuhan mencapai 14,70 persen, disusul sektor pengadaan listrik dan gas sebesar 11,90 persen.
Amsakar berkomitmen untuk terus menjaga momentum ini dengan mempermudah perizinan, memperkuat UMKM, dan membangun infrastruktur yang lebih modern.
“Kami ingin pertumbuhan ini inklusif. Artinya, manfaat ekonomi yang tinggi ini harus benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat Batam dalam bentuk lapangan kerja dan kesejahteraan yang merata,” tegasnya. (Red)
Sumber : https://mediacenter.batam.go.id/







