Emak-emak Tanjung Uban Rela “Kongsi” Demi Telur Murah di Operasi Pasar Satgas Pangan Bintan

Bintan, Kepri, Peristiwa324 Dilihat

Bintan – Antusiasme luar biasa mewarnai gelaran perdana Operasi Pasar Murah yang dilaksanakan Satgas Pangan Kabupaten Bintan di Pasar Baru Tanjung Uban, Jumat pagi (13/3/2026). Ratusan warga yang didominasi ibu-ibu rumah tangga sudah mengantre sejak pagi hari demi mendapatkan komoditas pangan dengan harga miring.

Kegiatan ini merupakan sinergi antara Pemkab Bintan, Polres Bintan, serta sejumlah distributor besar seperti Bulog, Alfamart, Indomaret, hingga asosiasi peternak lokal guna memenuhi kebutuhan masyarakat yang cenderung meningkat menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447H.

Ada pemandangan unik dalam operasi pasar kali ini. Karena tingginya minat warga terhadap telur ayam yang dijual seharga Rp50.000 per papan, sejumlah emak-emak berinisiatif untuk “berkongsi” atau patungan. Hal ini dilakukan karena telur dari distributor diikat per lima papan. Agar cepat dan semua kebagian, mereka membeli satu paket besar tersebut lalu membaginya secara adil.

Baca Juga :  Terekam CCTV Selipkan Sabu di Pagar Lapas Narkotika Tanjungpinang, Pria Berinisial S Diringkus Polisi

“Kalau tidak langsung beli 1 ikat, nanti tidak kebagian,” ujar salah seorang warga usai membeli telur.

Tak butuh waktu lama, stok  75 papan telur, ayam segar sebanyak 120 kilogram, dan 1 Ton beras SPHP ludes dalam hitungan menit. Guna memastikan pemerataan, petugas membatasi pembelian maksimal 1 ekor ayam, 1 papan telur, dan 2 pack beras SPHP per warga.

Sekda dan Kapolres Pantau Distributor

Mewakil Bupati Bintan, Sekretaris Daerah (Sekda) Bintan, Ronny Kartika, bersama Kapolres Bintan, AKBP Argya Satrya Bhawana, turun langsung meninjau jalannya operasi pasar serta mengecek gudang distributor di Kecamatan Bintan Utara.

Baca Juga :  Kasus Penganiayaan Bripda Natanael, Empat Personel Polda Kepri Dijatuhi Sanksi PTDH dan Tersangka Pidana

“Secara umum ketersediaan bahan pokok menjelang lebaran sangat tersedia dan harganya masih kompetitif. Kolaborasi Pemkab dan Polres ini bertujuan mengontrol harga agar masyarakat bisa merayakan Idulfitri dengan suka ria,” ujar Ronny Kartika.

Senada dengan Sekda, Kapolres Bintan AKBP Argya Satrya Bhawana menegaskan pihaknya akan terus memantau arus barang guna mencegah praktik penimbunan.

“Kami pastikan tidak ada penimbunan. Kami imbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying karena stok bahan pokok masih sangat mencukupi,” tegas Kapolres.

Adapun harga bahan pokok yang dijual pada operasi pasar ini yaitu : ayam segar Rp 38 ribu per kg, telur Rp 50 ribu per papan, minyak goreng merek Minyakita Rp 14 ribu per liter, beras SPHP Rp 58 ribu per pack (5kg).

Baca Juga :  AKBP Argya Satria Turun ke Jalan, Polres Bintan Tebar 500 Paket Takjil Gratis untuk Warga

Setelah Tanjung Uban, Operasi Pasar Murah ini dijadwalkan akan berlanjut ke Pasar Kangka Kawal, Sabtu (14/03) dan wilayah Kijang, Bintan Timur, Senin -Selasa (16-17/03). (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *