Tahun Pertama Gemilang: Pendapatan Batam Melejit Rp4,29 Triliun di Bawah Kepemimpinan Amsakar-Li Claudia

Batam, Kepri, Peristiwa228 Dilihat

Batam – Memasuki tahun pertama kepemimpinan Wali Kota Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra, rapor keuangan Pemerintah Kota (Pemko) Batam menunjukkan tren yang sangat positif. Dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025, tercatat pendapatan daerah melonjak signifikan hingga menyentuh angka Rp4,29 triliun.

Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan sinyal kuat pulihnya gairah ekonomi di kota industri ini. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Amsakar Achmad dalam Rapat Paripurna di DPRD Kota Batam, Senin (30/3/2026).

Baca Juga :  Pastikan Mudik Aman, Bupati Roby dan FKPD Bintan Sidak Kesiapan Pos Pelayanan Lebaran

Dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka Rp3,96 triliun, pendapatan Batam di tahun 2025 mengalami kenaikan sebesar Rp331,24 miliar. Amsakar menjelaskan bahwa kenaikan ini dipicu oleh strategi intensifikasi pajak daerah dan membaiknya iklim usaha.

“LKPJ ini adalah ruang evaluasi untuk memastikan setiap rupiah dalam APBD dikelola secara optimal demi kesejahteraan masyarakat Batam. Kenaikan ini menunjukkan perekonomian kita semakin bergairah,” ujar Amsakar di hadapan pimpinan DPRD dan Forkopimda.

Tahun 2025 merupakan tonggak awal pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029. Di bawah komando Amsakar-Li Claudia, Batam diarahkan menjadi: kota madani yang inovatif dan berbudaya, pusat investasi yang berkelanjutan dan  destinasi pariwisata unggulan di kancah internasional.

Baca Juga :  Lengkapi Ikhtiar Hadapi Kekeringan, Pemkab Bintan Gelar Salat Istisqa Besok Pagi

Banjir Penghargaan Nasional

Tak hanya soal angka di atas kertas, efektivitas tata kelola pemerintahan juga membuahkan pengakuan nasional. Sepanjang 2025, Batam sukses menyabet predikat:

  1. Kota Terinovatif dalam ajang Innovative Government Award (IGA).

  2. Kota Layak Anak, sebagai bukti komitmen pada pelayanan publik yang inklusif.

Rapat ditutup dengan penyerahan draf LKPJ kepada Ketua DPRD Batam, Muhammad Kamaluddin. Amsakar menegaskan bahwa kritik dan saran dari legislatif akan menjadi kompas bagi pemerintah dalam menyempurnakan arah kebijakan di tahun-tahun mendatang. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *