Bintan — Wakil Bupati Bintan Deby Maryanti menghadiri prosesi pelantikan dan pengukuhan Dewan Pengurus Daerah (DPD) serta Dewan Pengurus Cabang (DPC) Wanita Tani Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kepulauan Riau Periode 2026-2031. Agenda ini berlangsung khidmat di Hotel Ibis Styles, Kota Batam, pada Minggu (28/6/2026).
Acara pengukuhan tersebut dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Umum DPP Wanita Tani Indonesia (HKTI) Dra. Anita Aryani, M.M., Wakil Bupati Natuna Jarmin, Anggota DPRD Kepri Andi Mukhtar, serta jajaran pengurus DPC Wanita Tani HKTI se-Kepri.
Usai menghadiri pelantikan, Wakil Bupati Bintan Deby Maryanti menyampaikan ucapan selamat atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan kepada seluruh pengurus baru yang akan mengemban amanah hingga lima tahun ke depan.
Mengingat kondisi geografis Provinsi Kepulauan Riau, khususnya Kabupaten Bintan, Deby menekankan bahwa pemenuhan kebutuhan pangan merupakan sektor dasar yang sangat krusial. Oleh karena itu, kehadiran Wanita Tani HKTI diharapkan mampu mengambil peran strategis dalam menjawab tantangan tersebut.
“Kita tahu bahwa Kabupaten Bintan memiliki banyak potensi komoditas pangan unggulan. Saya harapkan keberadaan DPC Wanita Tani HKTI, khususnya Cabang Kabupaten Bintan, nantinya dapat memberikan kontribusi positif, baik tenaga maupun pikiran, agar kelompok tani di Bintan bisa lebih produktif dan terus maju berkembang,” tutur Deby Maryanti.
Lebih lanjut, Deby menjelaskan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan melalui dinas terkait berkomitmen untuk terus aktif mengoptimalkan program kerja dan fungsi Kelompok Tani (Poktan). Langkah nyata yang disiapkan meliputi penyuluhan manajemen kelompok, serta penyaluran bantuan bibit dan alat mesin pertanian (alsintan) bagi para petani lokal.
Di sisi lain, Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura dalam sambutannya juga menggarisbawahi pentingnya dorongan dan motivasi dari berbagai elemen, termasuk organisasi mitra seperti HKTI Kepri. Sinergitas ini dinilai penting demi menjaga stabilitas ekonomi wilayah di tengah tantangan global yang dinamis.
“Saat ini sektor pangan menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah di tengah-tengah tantangan global yang terus berkembang,” pungkas Nyanyang. (Red)







