Karimun – Kontingen pencak silat Kabupaten Bintan sukses menembus babak final dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kepulauan Riau (Kepri) ke-X yang digelar di Kabupaten Karimun.
Pada pergelaran kali ini, Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Bintan menurunkan kekuatan penuh sebanyak 20 atlet terbaik dan didampingi oleh 5 orang ofisial. Mereka turun di dua kategori utama, yakni nomor pertandingan laga (tanding) dan seni.
Hingga berita ini diturunkan, grafik performa pesilat muda Bintan menunjukkan tren positif. Hal ini dibuktikan dengan keberhasilan mereka mengamankan tiket di babak penentuan juara pada kategori laga.
Ofisial Kontingen Pencak Silat Bintan, Chandra Yeo, mengungkapkan bahwa persiapan matang yang telah dilakukan anak asuhnya mulai membuahkan hasil nyata.
“Sejauh ini, besok kita akan memasuki partai final sebanyak 10 kelas pada kategori laga. Target kita memperoleh medali sebanyak-banyaknya, makanya besok kita usahakan semaksimal mungkin,” ujar Chandra saat dikonfirmasi, Senin (6/7/2026) malam.
Chandra menambahkan, target realistis kontingen Bintan adalah minimal mampu mempertahankan capaian prestasi pada gelaran POPDA sebelumnya, yakni membawa pulang 7 medali emas.
Ketika disinggung mengenai peta persaingan, Chandra tidak menampik bahwa tensi kompetisi di POPDA Kepri X ini sangat ketat. Tuan rumah Karimun, disusul Kota Batam dan Kota Tanjungpinang, menjadi kompetitor terberat bagi skuad Bintan.
“Lawan yang cukup berat dihadapi Bintan adalah Karimun sebagai tuan rumah, karena mereka tentu lebih siap menghadapi pertandingan. Yang kedua adalah Batam dan Tanjungpinang. Namun, kami tetap optimis dapat meraih medali sebanyak-banyaknya,” tegasnya.
Kesiapan fisik dan mental para pesilat Bintan ini bukan tanpa alasan. Skuad ini diketahui telah digembleng secara intensif selama satu tahun terakhir melalui program pemusatan latihan atau Training Center (TC).
“Untuk menghadapi pertandingan besok siang, kita sudah mempersiapkan diri selama setahun ini melalui TC mandiri dan latihan rutin. Selama setahun itu, ada latihan yang dilakukan secara mandiri dan ada juga yang difasilitasi penuh oleh Pemkab Bintan,” jelas Chandra.
Menjelang laga krusial yang akan berlangsung pada Selasa siang, pihak official dan seluruh atlet sangat mengharapkan doa serta sokongan moral dari masyarakat di kampung halaman.
“Kami mohon doa dan dukungan kepada seluruh masyarakat Bintan agar atlet-atlet kita diberikan kelancaran dan kemenangan di partai final besok,” pungkasnya. (Tim)













