Ratusan Anak di Teluk Bintan Diajak Hidup Sehat, Program JAPFA for Kids Terbukti Bikin Gizi Siswa Meningkat

Bintan, Kepri, Peristiwa237 Dilihat

Bintan – Bicara soal masa depan bangsa, kesehatan dan gizi anak-anak jelas jadi nomor satu. Sadar akan pentingnya hal tersebut, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) kembali menggebrak Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, lewat program andalan mereka, JAPFA for Kids.

Tahun ini, giliran anak-anak di Kecamatan Teluk Bintan yang kecipratan keseruannya. Tidak tanggung-tanggung, program ini melibatkan delapan sekolah dan merangkul sekitar 540 siswa dari kelas 1 sampai kelas 5. Di sana, mereka diajak buat lebih melek gizi, membiasakan hidup sehat, hingga mendapatkan pendampingan langsung untuk para guru dan pihak sekolah.

banner 728x90

Bukan Aksi Kemarin Sore

Aksi peduli gizi dari JAPFA ini sebenarnya bukan cerita baru di tanah Bintan. Head of Operations JAPFA Sumatera, Anwar Tandiono, membocorkan bahwa program ini sudah dimulai sejak tahun 2025 lalu di wilayah Kecamatan Toapaya dan Gunung Kijang.

Baca Juga :  Pahami 39 Variabel Penentu Kelayakan Bansos!

“Selama perjalanannya, JAPFA for Kids sudah menjangkau 2.355 siswa di 13 sekolah. Kegiatannya macam-macam, mulai dari distribusi telur, memantau konsumsi telur harian, edukasi buat orang tua, pelatihan guru, sampai bikin Hari Sehat JAPFA,” ungkap Anwar kepada wartawan dalam acara Media Gathering di ONE of A KIND Resort,Bintan. Selasa (30/06/2026) lalu.

Hasilnya pun bukan main-main. Berdasarkan data hingga Januari 2026, tercatat ada 60,9% siswa sasaran yang berhasil naik kelas status gizinya menjadi lebih baik. Ini tentu jadi bukti konkret kalau komitmen JAPFA bukan sekadar jargon di atas kertas.

Belajar Gizi Lewat Lomba Seru

Biar anak-anak tidak bosan, JAPFA punya cara asyik buat menanamkan pemahaman soal gizi seimbang. Caranya? Lewat berbagai kompetisi edukatif yang seru banget! Ada Lomba Cerdas Cermat Gizi, Lomba Menggambar dan Poster, Video Senam Empat Pilar Gizi Seimbang, sampai lomba menulis artikel.

Baca Juga :  Pastikan Aspirasi Aman, Polres Bintan Fasilitasi Mediasi Nelayan Pesisir dengan Pemprov Kepri

Tahun ini, apresiasi tinggi diberikan kepada para jawara Lomba Cerdas Cermat Gizi. Selamat buat SDN 001 Gunung Kijang yang sukses menyabet Juara I, disusul oleh SDN 007 Gunung Kijang sebagai Juara II, dan SDN 004 Toapaya di posisi Juara III. Kompetisi ini jadi bukti kalau sekolah-sekolah di Bintan punya komitmen kuat buat dukung pola hidup sehat.

Anwar menambahkan, JAPFA for Kids memang tidak dirancang untuk intervensi jangka pendek saja. Target besarnya adalah membangun kebiasaan hidup sehat yang permanen lewat kolaborasi kompak antara sekolah, keluarga, tenaga kesehatan, dan pemerintah daerah.

Tantangan Malagizi yang Harus Dikeroyok Bersama

Kalau melihat data nasional, urusan pemenuhan gizi anak di Indonesia memang masih butuh perhatian ekstra dari kita semua. Merujuk pada Survei Kesehatan Indonesia 2023, sebanyak 11% anak usia 5–12 tahun masih terjebak dalam kategori gizi kurang dan gizi buruk.

Baca Juga :  Bupati Roby Tantang Mahasiswa STAIN SAR Jadi 'Mesin Perubahan' untuk Pembangunan Bintan

JAPFA sendiri mencatat, dari tujuh lokasi pelaksanaan program mereka di tahun 2024, sekitar 10,1% siswa masih mengalami masalah serupa. Angka-angka ini jadi alarm bahwa urusan malagizi tidak bisa diselesaikan sendirian, melainkan harus dikeroyok bareng-bareng lewat aksi yang berkelanjutan.

Secara nasional, hingga tahun 2025, JAPFA for Kids sudah menyentuh 201.056 siswa, 13.541 guru, dan 1.214 sekolah yang tersebar di 105 kabupaten/kota di 28 provinsi.

Kabar baiknya, grafik kesuksesan program ini terus meroket. Pada tahun 2024, ada 51,5% anak dengan gizi buruk/kurang yang berhasil pulih menjadi gizi baik. Kerennya lagi, angka kesuksesan itu melonjak drastis menjadi 62,5% pada tahun 2025. Semoga lewat program berkelanjutan ini, anak-anak di Bintan dan seluruh Indonesia bisa tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan siap bersaing! (dw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *