Bintan Luncurkan Peta CKG Merdeka, Empat Program Kesehatan Digabung dalam Satu Layanan

Bintan, Kepri, Peristiwa29 Dilihat

Bintan – Pemerintah Kabupaten Bintan meluncurkan inovasi Peta CKG Merdeka, (Pelayanan Terpadu dan Terintegrasi Cek Kesehatan Gratis Mudah, Dekat, Cepat dan Berkelanjutan), Yaitu sebuah layanan terpadu dan terintegrasi untuk memperluas akses masyarakat terhadap program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Inovasi tersebut diluncurkan dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Aula Perpustakaan Daerah Kabupaten Bintan, Senin (17/8/2026) oleh Bupati Bintan, Roby Kurniawan, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan pakta integritas oleh Bupati Bintan yang didampingi unsur pimpinan DPRD Bintan dan Forkopimda.

banner 728x90

Program ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Bintan untuk mendekatkan pelayanan kesehatan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat agar melakukan pemeriksaan kesehatan secara dini.

“Hari ini kita launching PETA CKG MERDEKA, ini komitmen bahwa setiap masyarakat harus merdeka mendapatkan pelayanan kesehatan yang cepat dan mudah. Komitmen ini bukan sekedar setiap masyarakat bisa mendapatkan akses pemeriksaan kesehatan secara gratis, akan tetapi hasilnya akan terintegrasi dan dipantau secara berkelanjutan” kata Roby.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan, Retno Riswati, mengatakan peluncuran Peta CKG Merdeka menjadi momentum untuk menghadirkan semangat kemerdekaan dalam bentuk akses kesehatan yang lebih mudah bagi masyarakat.

“Jadi inovasi yang kita launching hari ini adalah Peta CKG Merdeka, yang merupakan layanan terpadu dan terintegrasi cek kesehatan gratis, mudah dan berkelanjutan. Kita memang launching di bulan kemerdekaan, tetapi bukan hanya untuk bulan Agustus saja. Ini adalah awal bagaimana kita memerdekakan masyarakat Bintan dalam hal merdeka sehat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak,” ujar Retno.

Baca Juga :  Kawal Aspirasi Nelayan, Polres Bintan Amankan Musyawarah Rencana Sedimentasi Pasir Laut di Desa Numbing

Menurut Retno, pelayanan CKG Merdeka tidak hanya dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan seperti puskesmas. Pemerintah juga akan membawa layanan tersebut lebih dekat ke masyarakat melalui berbagai lokasi dan kegiatan.

Pelayanan dapat dilakukan di posyandu, perusahaan, hotel dan resort, sekolah, hingga lokasi kegiatan atau event komunitas yang telah menjalin kerja sama dengan pemerintah.

“Pelayanan CKG Merdeka ini tidak hanya di pelayanan kesehatan saja, tetapi juga di luar itu. Misalnya di posyandu, perusahaan-perusahaan, hotel atau resort, sekolah, kemudian di tempat yang ada event-event atau komunitas yang memang sudah bekerja sama,” jelasnya.

Gabungkan Empat Program Prioritas

Retno menjelaskan, Peta CKG Merdeka dirancang untuk menyatukan empat program prioritas nasional dalam satu inovasi pelayanan.

Keempat program tersebut meliputi upaya menurunkan angka stunting, menekan kasus tuberkulosis (TBC), meningkatkan cakupan imunisasi lengkap, serta pelaksanaan cek kesehatan.

Baca Juga :  Antisipasi Antrean Panjang, Wagub Nyanyang Minta Tambahan Kapal Roro Rute Batam–Kuala Tungkal

“Jadi maksud dari Peta CKG itu adalah kita menyatukan empat program prioritas nasional dalam satu inovasi, yaitu menurunkan stunting, menurunkan kasus TBC, pelaksanaan pemberian imunisasi lengkap dan cek kesehatan,” katanya.

Dengan konsep tersebut, masyarakat diharapkan tidak perlu mendapatkan pelayanan secara terpisah untuk berbagai kebutuhan pemeriksaan dan intervensi kesehatan.

“Jadi dalam satu kali melaksanakan program semuanya. Diharapkan ini menjadi titik awal menuju Bintan yang sehat,” ujar Retno.

Untuk pelayanan di puskesmas, CKG Merdeka tersedia setiap hari. Sementara pelayanan yang dilakukan di posyandu, perusahaan maupun lokasi lainnya akan disesuaikan dengan jadwal yang telah disepakati bersama.

Dorong Masyarakat Deteksi Penyakit Sejak Dini

Salah satu tujuan utama Peta CKG Merdeka adalah meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan sejak dini.

Retno mengatakan pemeriksaan tersebut dapat menjadi skrining awal untuk mengetahui kondisi kesehatan seseorang. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi normal, masyarakat dapat merasa lebih tenang. Namun jika ditemukan indikasi tertentu, pasien dapat diarahkan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Jadi sasarannya adalah menggugah kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemeriksaan dini. Ini seperti skrining awal. Kalau tidak ada masalah, kita bisa tenang. Tetapi kalau misalnya ditemukan kolesterolnya tinggi, kita bisa melakukan pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya.

Baca Juga :  Terbaik se-Indonesia! Bintan Sabet Juara I Creative Financing di Ajang Nasional

Pelayanan CKG Merdeka juga tidak sebatas pemeriksaan. Masyarakat yang berdasarkan hasil pemeriksaan membutuhkan penanganan awal dapat memperoleh obat sesuai hasil pemeriksaan dan penilaian dokter.

“Pemberian obatnya ada dari dokter yang bertugas. Jadi kalau ada kolesterol dan darah tinggi misalnya, kita akan berikan obat sebelum ke pemeriksaan lebih lanjut,” pungkas Retno.

Antusiasme masyarakat juga terlihat pada hari pertama pelaksanaan layanan. Sejumlah warga memanfaatkan momentum tersebut untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara gratis.

Melalui Peta CKG Merdeka, Pemkab Bintan berharap pelayanan kesehatan dapat semakin mudah dijangkau masyarakat sekaligus mendorong budaya pemeriksaan kesehatan secara rutin sebagai langkah pencegahan dan deteksi dini penyakit.

Sebagai Informasi, Cek Kesehatan Gratis di Bintan tahun 2025 berhasil menghantarkan Bintan meraih peringkat terbaik pertama di Provinsi Kepulauan Riau. Tahun ini, Bintan mendapat terbaik III kategori akses dan kualitas pelayanan kesehatan dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Batch II Regional Sumatera dari Kementerian Dalam Negeri RI. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *